Mahasiswa UMM Buka Ruang Diskusi COVID-19 di Masa New Normal

0
112

Panjinasional.net – Pandemi COVID-19 hingga saat ini masih menjadi menjadi topik hangat di berbagai berita maupun masyarakat. Menurut data dari Kemenkes, terhitung sejak 2 Maret 2020 sampai akhir Agustus 2020, virus ini telah menginfeksi lebih dari 160 ribu orang di Indonesia. Meskipun angka kasus positif COVID-19 di Indonesia masih terbilang tinggi, pemerintah tetap melaksanakan new normal sejak 1 Juni 2020 untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Meskipun pemerintah menghimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan di masa new normal, masih banyak masyarakat yang mengabaikannya. Dilansir laman Beritasatu.com, kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap COVID-19 diduga menjadi penyebab rendahnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan seperti yang diungkapkan oleh Tri Yunis Miko Wahyuno, pakar epidemiologi dari Universitas Indonesia.

Melihat kurangnya pengetahuan masyarakat tentang COVID-19, mahasiswa yang tergabung dalam PMM kelompok 15 gelombang 8 dari Universitas Muhammadiyah Malang membuka ruang diskusi COVID-19 bersama dengan para kader Posyandu di Desa Jambesari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Diskusi yang dilaksanakan di 3 dusun yang berbeda ini berlangsung mulai tanggal 21-22 Agustus 2020. Partisipan diskusi hanya dibatasi maksimal 8 orang per hari dan tetap mematuhi protokol kesehatan. 

Khafid Imadul Bilad, Revie Dithya, dan Ety Tricahyani yang merupakan mahasiswa Farmasi dari Universitas Muhammadiyah Malang menjadi pemateri untuk diskusi COVID-19 ini. Materi yang disampaikan pada diskusi meliputi  penularan dan pencegahan virus sampai tips menghindari berita hoax yang banyak bertebaran di internet pada masa pandemi ini.

Antusiasme partisipan kader posyandu Desa Jambesari pada saat sesi tanya jawab sangat terlihat. Beberapa partisipan yang  rata-rata merupakan ibu rumah tangga ini bahkan mengaku selalu mengikuti perkembangan virus COVID-19 melalui berbagai platform berita. 

“Kami berharap setelah dilaksanakan diskusi COVID-19 ini para kader posyandu bisa menyampaikan pengetahuan tentang COVID-19 kepada masyarakat sekitar, sehingga kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan bisa meningkat,” Ungkap Khafid Imadul Bilad, Koordinator kelompok PMM UMM Desa Jambesari.***Revie/UMM.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here