Internalisasi Pembangunan ZI, Kalapas Berikan Loyalitas dan Totalitas Demi Organisasi

Tabanan, Panjinasional – Bertempat di Aula Candra Prabhawa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan diikuti seluruh Anggota Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Lapas Tabanan Tahun 2024 berkumpul untuk mengikuti kegiatan rapat perdana terkait Internalisasi Pembangunan ZI dan Nilai Dasar Core Value oleh Kepala Lapas (Kalapas), Muhamad Kameily, Senin (12/02).

Kegiatan internalisasi dibuka oleh Ketua ZI Lapas Tabanan, I Made Sukanada. Made Sukanada mengatakan harapannya dengan kegiatan internalisasi yang diberikan oleh Kalapas dapat menjadi penyemangat dalam melaksanakan Pembangunan ZI di tahun 2024 ini.

“Tentunya besar harapan kami dengan semangat dan motivasi yang bapak berikan dapat menjadi pemantik bagi kami dalam berproses untuk mewujudkan Lapas Tabanan bepredikat WBK di tahun ini,” ucapnya.

Dalam arahannya, Muhamad Kameily mengatakan beberapa waktu yang lalu Lapas Tabanan telah melaksanakan Penandatanganan Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas yang merupakan komitmen, kemudian janji dimana seluruh Petugas Lapas Tabanan siap untuk melaksanakan Zona Integritas. “Ketika kita sudah menyatakan ikrar kemudian kita juga sudah bertandatangaan disana artinya kita sudah tidak main-main lagi bukan hanya sekedar menggugurkan kewajiban tetapi yang terpenting adalah aplikasinya dan pelaksanaannya,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya Kalapas menegaskan tentang Core Value Aparatur Sipil Negara yaitu Berakhlak. Berakhlak merupakan nilai-nilai dasar berorientasi pelayanan yang artinya ASN merupakan pelayanan masyarakat.

“Masyarakat disini tentunya Warga Binaan, Keluarga Warga Binaan, Pengacara, Polisi, Jaksa dan Hakim serta instansi-instansi lain yang berkaitan dengan pembinaan. Jadi sudah sepantasnya, sewajarnya dan seharusnya kita memberikan pelayanan. Dalam Pembangunan ZI ini pelayanan yang memang akan diukur yaitu pelayanan yang prima dan maksimal,” tambah Kameily.

Kameily juga mengajak seluruh petugas untuk mengesampingkan ego sektoral seperti merasa paling pintar, merasa paling rajin yang tentunya dapat menyebabkan ketidakharmonisan dan menekankan bahwa setiap petugas ada untuk saling melengkapi. Kalapas juga mengajak seluruh petugas untuk memberikan loyalitas terhadap organisasi. “Loyal itu bukan hanya kepada pimpinan tetapi juga terhadap waktu. Kehadiran teman-teman pada rapat ini menunjukkan loyalitas teman-teman pada organisasi,” ucapnya.

Sebelum kegiatan ditutup Made Sukanada selaku Ketua ZI menyampaikan arahan-arahan yang disampaikan Kalapas akan ditindaklanjuti. “Mudah-mudahan dengan arahan yang telah bapak berikan dapat menjadi suatu optimisme bagi kita semua kedepan untuk kita selalu berusaha dan berupaya serta tidak terpaku pada di zona nyaman,” tutupnya.(Yto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *