Seresehan AKD Dan KWG Bicarakan ‘Desa Mandiri Sinergi Antara Pemdes, Pemkab dan Media’

0
19
Saresehan AKD dan KWG di Hotel Aston Gresik, Senin, 8/8/2022

GRESIK, www.panjinasional.net –  Komunitas Wartawan Gresik (KWG) menggandeng Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Gresik melaksanakan Seresehan dengan Tema “Sinergitas AKD-KWG Dalam Menuju Desa Mandiri.” Yang dilaksanakan di Hotel Aston, Senin. (8/8/2022).

Desa mandiri adalah desa yang mempunyai ketersediaan dan akses terhadap pelayanan dasar yang mencukupi, infrastruktur yang memadai, aksesibilitas/transportasi yang tidak sulit, pelayanan umum yang bagus, serta penyelenggaraan pemerintahan yang sudah sangat baik.

Dengan desa mandiri diharapkan memiliki kemampuan untuk melaksanakan pembangunan desa dan memberikan penghidupan yang layak bagi masyarakatnya. ada dua indeks yang dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi pembangunan desa sehingga nantinya desa dapat diklasifikasikan.

Kedua indeks tersebut adalah Indeks Pembangunan Desa (IPD) yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Indeks Desa Membangun (IDM) yang diterbitkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes, PDTT).

Baik IPD maupun IDM, keduanya dibentuk berdasarkan amanat UU Desa, tepatnya pada pasal 74 tentang Kebutuhan Pembangunan Desa dan pasal 78 tentang Tujuan Pembangunan Desa.

Adapun aspek yang perlu dipenuhi dalam pembangunan desa antara lain:

1.            Kebutuhan dasar (pangan, sandang, dan papan);

2.            Pelayanan dasar (pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar);

3.            Lingkungan; dan

4.            Kegiatan pemberdayaan masyarakat desa.

Sementara untuk tujuan pembangunan desa di antaranya:

1.            Kesejahteraan masyarakat;

2.            Kualitas hidup;

3.            Penanggulangan kemiskinan,

Ketua KWG, M. Syuhud Almanfaluty dalam sambutannya menyatakan, bahwa kegiatan Sarasehan “Sinergitas AKD-KWG Dalam Menuju Desa Mandiri” merupakan bentuk komitmen KWG dalam membantu kemajuan pemerintah, baik di tingkat desa maupun Kabupaten Gresik.

“Ini bentuk komitmen KWG untuk membantu pemerintah agar makin maju, dan masyarakat sejahtera, bahwa pers, wartawan sebagai pilar demokrasi keempat, setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif, memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah untuk mewujudkan kemajuan.” ucapnya.

Dia menambahkan Pers dengan beritanya, memiliki peran strategis untuk membantu menyebar luaskan informasi kebijakan, program dan capaian, sehingga masyarakat bisa tahu. Sebab, tanpa pers, pemerintah tak bisa melakukan sendiri.

“KWG sangat mendukung 330 desa se Kabupaten Gresik menjadi desa mandiri. Sehingga, dengan desa-desa menjadi kuat. Jika desa-desa di Gresik mandiri, kuat, maka pemerintah Kabupaten Gresik juga akan menjadi kuat, maju, sehingga pemerintah Kabupaten Gresik di menjadi maju pesat,'” imbuhnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Yang Hadir juga mengapresiasi kegiatan Sarasehan “Sinergitas AKD-KWG Dalam Menuju Desa Mandiri”.

“Sarasehan yang digelar AKD dan KWG ini adalah sinergitas luar biasa. Ini juga bentuk sinergitas pemerintah Gresik, beserta Forkopimda dengan KWG, Sinergitas seperti ini harus terus dilakukan untuk bersama-sama memujudkan program Nawa Karsa dalam pemerintahan Gresik Baru,” ucapnya.

Bupati menyebutkan,  bahwa secara nasional Kabupaten Gresik menempati peringkat kedua desa Mandiri, setelah Kabupaten Bojonegoro,

“Gresik masuk ranking 2 desa mandiri setelah Bojonegoro dengan  155 desa mandiri. Sementara Gresik 153 desa mandiri. Selisih 2 desa. Dari 153 desa mandiri di Kabupaten Gresik, ada sejumlah kecamatan menempati posisi terbanyak desa mandiri. Di antaranya, Kecamatan Menganti dengan 22 desa,” sambungnya.

Untuk itu, bupati mengajak kepada AKD untuk sama-sama membangun desa untuk mewujudkan desa mandiri. Dengan banyaknya desa mandiri, maka desa menjadi kuat, dan masyarakatnya sejahtera. Tentunya pemerintahan juga akan makin maju.

Bupati berjanji akan memberikan bantuan keuangan (BK) bagi desa-desa yang kreatif dan inovatif dalam mendukung program  Nawa Karsa. “Tentu BK itu akan kami sesuaikan dengan inovasi, dan kreatifitas, misal program PKK, penanganan stanting, maka BK kita arahkan ke program tersebut,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua AKD Nurul Yatim menambahkan, bahwa program desa mandiri ini merupakan bagian dari ikhtiar AKD untuk mewujudkan program Nawa Karsa. Karena itu, selaku Ketua AKD Nurul Yatim mengajak kepada semua kepala desa untuk mewujudkan desa mandiri di desa masing-masing.

“Tentu ending dari program ini untuk menjadikan desa makin maju, kuat dan tangguh, dan menjadikan Kabupaten Gresik makin maju.Untuk itu, saya minta kepada Bupati untuk memberikan supporting kepada desa-desa dalam menjankan program,” pungkansya.

Sarasehan “Sinergitas AKD-KWG Dalam Mewujudkan Desa Mandiri” menghadirkan nara sumber Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Kepala DPMD Gresik Abu Hassan, Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin Nurwanda, Kanit Pidter Polres Gresik I Ketut Raisa, dan Dwi Poernomo, dari DPMD Provinsi Jatim.

Juga dihadiri, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Ketua DPRD Much Abdul Qodir, Kajari Gresik Muhamad Hamdan Saragih, dan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis. Asisten I Sekda Gresik Suyono, dan perwakilan OPD turut menghadari Sarasehan “Sinergitas AKD-KWG Dalam Menuju Desa Mandiri”. (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here