Wayan Titip Sulaksana Pakar Hukum Unair Pertanyakan Penyidikan Kasus Penistaan Agama di Gresik Kok Lamban

0
44
Wayan Titip Sulaksana, Pakar Hukum UNAIR

GRESIK, www.panjinasional.net – Kasus perkawinan nyleneh antara Manusia dengan kambing yang viral dan ramai jadi perhatian publik di kota santri Gresik masih juga belum tuntas penyelesaiannya. MUI Gresik pun telah menetapkan jika hal itu merupakan tindakan Penistaan Agama.

Penyidik Polres Gresik dinilai lamban menangani kasus perkawinan manusia dengan kambing yang digelar di rumah milik Nur Hudi Didin Arianto anggota DPRD Fraksi Nasdem yang sudah di fatwakan MUI sebagai perbuatan penistaan agama.

Wayan Titip Sulaksana praktisi hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya yang menanyakan perkembangan kasus tersebut kepada wartawan. Pria asal pulau Bali ini juga mengaku mendapat kabar terkait sangkaan pasal yang akan dihunakan hanha UU ITE.

“Assalamu’alaykum wr wb. Hoooiiii yok opo khabare kasus penistaan agama, lha kok sueepiii…Opo wis kenek sirep kabeh….!!!

Kabar-kabare penyidik ngilangno sangkaan pelanggaran psl 156 KUHP, hanya pelanggaran UU ITE…temenan tha iki…??? Mas takokno nang penyidik…

Matur nuwuun..Wassalamu’alaykum wr wb,” tanya Wayan yang mengaku heran dengan penyidik Polres Gresik karena lambat menangani kasus yang dinilainya sudah jelas perkara dan pokok persoalanya, Senin (25/6).

Kasus ini. imbuh Wayan sangat mudah dan gampang untuk dilakukan penyidikan. Oa meminta agar penyidik jangan terlalu hati-hati. Bisa-bisa terlambat dan membuat maayarakat jengkel.

“Ini kasus mudah. Yang sulit apanya seh ? Apalagi MUI sudah memfatwakan kasus ini kasus penodaan agama. Kalau terlalu lama akan memantik kemarahan warga. Polres harus bekerja cepat,” ungkapnya.

Wayan mencontohkan, kasus Holywing yang begitu cepat ditangani oleh Polda Metro Jakarta Selatan.

“Kasus holywing penyidik cepat bertindak. Apa bedanya dengan kasus kambing ini. Anehnya Polres lamban sekalu. Kasusnya lebih duluan kambing ini,” tandasnya.

Semantara itu Umi Khulsum dari Aliansi Masyarakat Peduli Gresik (AMPG) juga mengaku hal yang sama.

“Lamban sekali. Kami sudah melakukan koordinasi dengan teman-teman untuk turun jalan. Sebanyak mungkin. Agar penyidik Polres Gresik bekerja cepat,”  kata Umi

Pihaknya juga akan melengkapi laporan terkait Muhammad Nasir Ketua Badan Kehormatan DPRD Gresik yang menghadiri pernikhan berujung penistaan agama itu. Nasir dinketajui juga anggota DPR dari Fraksi Nasdem.

“Kita lengkapi sesuai permintaan rapat BK beberapa hari yang lalu,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here