Kuasa Hukum JEP Hadirkan Dua Orang Saksi Meringankan (A De Charge) 

0
22
Tim kuasa hukum JEP, Jeffry Simatupang, S.H., MH dan Philipus Harapenta Sitepu, S.H., MH saat diwawancarai awak media, usai persidangan

Panjinasional.net Kota Malang | Sidang lanjutan terkait dengan perkara dugaan kasus asusila yang terjadi di SPI Kota Batu kembali digelar di ruang Cakra, Pengadilan Negeri (PN) Jalan A. Yani No.198, Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada Rabu (15/6/2022) pagi. 

Dalam sidang kali ini, dengan agenda menghadirkan dan mendengarkan keterangan dari dua orang saksi meringankan ( a de charge ) dari SPI yang dihadirkan oleh kuasa hukum JEP.

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang Edi Sutomo, S.H., M.H menjelaskan kepada awak media , jika dalam agenda persidangan kali ini menghadirkan dua orang saksi meringankan terdakwa ( A De Charge ) dari SPI yang dihadirkan oleh kuasa hukum JEP.

” Saksi dengan inisial TKS yang dihadirkan ini disebutkan merupakan teman dekat dengan pelapor. Dulunya satu angkatan dan sekarang masih bekerja di SPI, sedangkan yang satunya lagi berinisial YS yang saat ini berstatus karyawan di SPI kota Batu.

Untuk sidang selanjutnya kembali akan digelar pada hari Senin 20 Juni 2022, tetap dengan menghadirkan dua orang Saksi meringankan dari SPI yang dihadirkan oleh pihak penasihat hukum JEP “, jelas Edi Sutomo SH MH yang juga sebagai Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Batu.

Usai sidang, Jeffry Simatupang, S.H , M.H Tim kuasa hukum dari JEP juga menyampaikan, bahwa jika semua keterangan saksi yang dihadirkan oleh pihaknya sebagai salah satu alat bukti pendukung, jika selama ini tidak seperti apa yang telah didakwakan terhadap kliennya. 

“Maka segala kegiatan dari pelapor itu, kedua saksi ini bisa ungkap dipersidangan, dan tidak pernah ada satupun perbuatan yang didakwakan. Kenapa kami yakin? Karena mereka sahabat dekat dan satu kamar. Jadi memang yang bisa menceritakan kehidupan sehari-hari kedua saksi ini,” jelasnya.

Ditambahkan pula oleh Philipus Harapenta Sitepu, S.H., M.H yang juga tim kuasa hukum JEP, jika di dalam fakta persidangan keterangan yang disampaikan oleh kedua orang saksi menguatkan kliennya atau terdakwa tidak bersalah. 

” Memang tidak seperti yang di tuduhkan selama ini, karena kedua orang saksi adalah teman dekat dan satu angkatan dengan pelapor itu sendiri.

Selain untuk bersaksi dengan dihadirkan dua orang saksi ini juga bertujuan ingin menepis semua tuduhan dan anggapan maupun fitnah yang ditujukan kepada kliennya.

” Mereka bersedia menjadi saksi karena mereka memang melihat fitnah-fitnah itu, padahal itu adalah sahabatnya pelapor sendiri, dan mereka juga satu kamar. Bahkan, mereka juga tidak pernah mendengar isu atau rumor tentang tuduhan itu. Jadi, saksi dari kita adalah yang memang benar-benar tahu, seperti apa sebenarnya karena satu angkatan dan satu kamar dengan pelapor “, urainya. ( Tim )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here