Terimakasih Cak Eri Cahyadi

0
18
Isa Anshori
Isa Anshori

Surabaya, www.panjinasional.net – Luar biasa… barangkali ungkapan yang tepat yang dilakukan oleh walikota Surabaya, Cak Eri Cahyadi bersama Baznas Surabaya.

Betapa tidak, 729 pelajar setingkat SMA sederajat yang selama ini hanya berharap bisa bermimpi menggunakan ijazahnya untuk bekal mendapatkan pekerjaan, kini seolah mendapatkan mukzizat ijazahnya bisa diambil dan dibawah pulang.

Melalui kebijakan Eri Cahyadi bersama Baznas Surabaya mewujudkan mimpi para pelajar itu dengan menebus ijazah mereka yang tertahan, tak tanggung – tanggung, Baznas mengalokasikan 1.7 M untuk menebus ijazah tersebut.

Cak Eri sebagai Walikota Surabaya ketika harus menebus ijazah tersebut tak lagi bicara kewenangan administrasi, tapi beliau sedang mengajari kita, utamanya para birokrat bahwa pemerintah itu tak boleh hanya bicara fungsi administrasi kewenangan, tapi pemerintah harus juga bicara fungsi layanan.

Sehingga semua warga yang berada di wilayah administrasi kewenangan juga dipastikan bisa mendapatkan layanan dari pemerintah kota.

Mengacu pada wilayah kewenangan, sejatinya pendidikan SMA, SMK dan Pendidikan khusus berada dibawah kewenangan pemerintah Provinsi, sebagaimana UU No 23 tahun 2014.

Dalam undang-undang tersebut, pada hal pendidikan dijelaskan bahwa kewenangan pemerintah daerah mengelola pendidikan menengah naik level menjadi tanggung jawab pemprov. Dengan demikian, pemkab/kota difokuskan mengelola pendidikan dasar dan menengah pertama.

Bagi Eri sejatinya tidak ada kewajiban untuk membantu mengurusi persoalan pendidikan anak – anak Surabaya yang belajar ditingkat SMA dan SMK, tapi dalam melindungi pendidikan mereka sebagai anak Surabaya, Eri Cahyadi punya tugas layanan.

Karena tugas layanan itulah, sebagai bapake arek Suroboyo, Eri terpanggil untuk membantu menyelamatkan anak – anak Surabaya yang menghadapi kesulitan menebus ijazahnya karena persoalan biaya.

Sebetulnya sebagai wali kota, bisa saja Eri berkoordinasi dengan gubernur Jatim, Khofifah untuk membantu anak – anak itu agar bisa diberikan ijazahnya, namun hal itu tidak dilakukan oleh Eri. Cak Eri Cahyadi ingin mengajarkan kepada kita pentingnya berkolaborasi dan berjejaring dalam menghadapi persoalan.

Kolaborasi pemerintah kota Surabaya dengan Baznas menjadi kolaborasi yang indah mampu menyelamatkan pendidikan anak – anak Surabaya setingkat SMA dan SMK.

Bagi saya ini merupakan peristiwa yang luar biasa sebagai monumen kemanusiaan dalam membangun SDM berkualitas dan berkelanjutan.

Mengapa? Karena peristiwa ini adalah peristiwa kemanusiaan, aktifitas menyelamatkan nasib anak anak Surabaya yang harus berdaya dan bisa melanjutkan kehidupannya. Ijazah menjadi hal penting bagi mereka.

Terimakasih Cak Eri, Semoga Tuhan selalu memudahkan dalam mewujudkan layanan kesejahteraan bagi warga Surabaya.

Cak Eri telah menjadi contoh baik dalam mengamalkan sabda Nabi bahwa sebaik baik manusia adalah mereka uang yang bisa memberi manfaat kepada manusia yang lain.

Semoga Surabaya menjadi kota yang naik kelas dalam melayani warganya, kota yang semakin humanis dan nyaman bagi siapapun yang tinggal di Surabaya.

Surabaya, 15 Juni 2022

Isa Ansori
Kolumnis dan Pemerhati Anak di LPA Jatim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here