LARM-GAK Mendukung Kepolisian Mengusut Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Pilwali Kota Surabaya 2020

0
51
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana

Panjinasional.net Surabaya – Lembaga Advokasi Rakyat Merdeka Gerakan Anti Korupsi (LARM-GAK) memastikan dukungan penuh kepada kepolisian Polrestabes Surabaya dalam pengusutan dugaan penyimpangan penggunaan Dana Hibah pemilihan Walikota Surabaya 2020 lalu.

Baihaki Akbar Sekjen LARM-GAK dan sekaligus sebagai warga kota Surabaya, memberikan apresiasi kepada kepolisian Polrestabes Surabaya yang berkomitmen memberantas dan memerangi tindak pidana Korupsi dan kami juga berharap pihak kepolisian Polrestabes Surabaya segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan dana hibah Pilwali kota Surabaya 2020 lalu, Senin (13/6/2022).

Kami juga memastikan terus mengawal kasus tersebut sampai tuntas, karena jumlah anggaran yang digunakan dengan bersumber dari APBD Surabaya mencapai Rp101,24 miliar.

Kami juga mengajak seluruh warga kota Surabaya untuk turut serta mengawal kasus dugaan penyimpangan dana hibah Pilwali Kota Surabaya 2020 Sampai ada putusan inckrah dari pengadilan, Pungkasnya.

Mencuatnya kabar yang menyelimuti Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya. Muncul dugaan adanya korupsi yang dilakukan oleh panitia pemilihan tingkat kecamatan (PPK) saat pemilihan wali kota tahun 2020.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengatakan Unit Tipikor saat ini sedang menyelidiki kasus tersebut.

Mirzal menyebut dalam laporan yang dia terima, pelaku diduga melakukan penyelewengan terhadap dana hibah. Hanya saja belum bisa dipaparkan secara detail. “Saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ungkap Mirzal, Rabu (8/6).

Pihaknya masih belum bisa menyebutkan inisial pelaku lantaran masih dalam tahap atau proses penyelidikan, “Saksi tersebut adalah PPK dari Kecamatan Bubutan. Yang jelas, kasusnya kini tengah ditangani Unit Tipikor Polrestabes Surabaya,” bebernya.@bam/nip*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here