Sidang Ke11 Dugaan Asusila Di SPI, Hadirkan Dua Orang Saksi Fakta

0
29
JPU Edy Sutomo

Panjinasional.net Kota Malang | Agenda sidang lanjutan perkara dugaan Asusila yang terjadi di SPI Kota Batu kembali digelar. Rabu ( 25/5/2022 ).

Persidangan ke 11 yang dilaksanakan di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1 A Malang jalan A Yani 198 Purwodadi Kecamatan Blimbing kota Malang tersebut dengan agenda menghadirkan dua orang saksi fakta dari SPI kota Batu.

Kepala Seksi Intelejen (Kasintel) Kejaksaan Negeri Kota Batu Edy Sutomo SH MH yang juga bertindak selaku Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) pada sidang kali ini menyampaikan bahwa pada sidang hari ini dengan agenda menghadirkan dua orang saksi fakta dari SPI kota Batu.

” Saksi fakta ( DTH ) yang di hadirkan ini merupakan guru di SPI, dan ( S ) merupakan bagian pembangunan dan perawatan di sekolah SPI.

Saat sidang tadi mereka memberikan keterangan bahwa mengetahui adanya kasus ini dari link berita artinya mereka tidak mengetahui, mendengar dan menyaksikan secara langsung”, jelas Edy Sutomo saat wawancara dengan awak media usai sidang.

Untuk agenda sidang berikutnya tetap dengan menghadirkan dua orang saksi yaitu saksi ahli dan dari SPI kota Batu.,” Dikarenakan hari rabu minggu depan tanggal merah ( libur ) maka agenda sidang akan di laksanakan pada hari kamisnya yaitu 2 Juni 2022″ jelasnya.

Di tempat terpisah Philipus Harapenta Sitepu SH MH selaku kuasa Hukum JEP menjelaskan, bahwa dua orang saksi fakta pada sidang kali ini di hadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).,”Berdasarkan keterangan dua saksi fakta saat di persidangan tadi mereka menjelaskan tidak pernah mendengar, melihat dan menyaksikan langsung kejadian tersebut. 

Dengan demikian kami semakin yakin bahwa klien kami memang tidak melakukan perbuatan yang di dakwakan, dan kami siap membuktikan bahwa klien kami memang tidak bersalah “, tegasnya.

Jefry Simatupang SH MH yang juga selaku kuasa hukum ( JEP ) berharap agenda sidang berikutnya tetap berjalan lancar.

” Semoga agenda-agenda sidang berikutnya tetap berjalan lancar hingga saatnya nanti pembelaan dari kami, waktunya kami untuk membuktikan bahwa klien kami tidak bersalah “, imbuhnya. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here