Terjawab ada Perbedaan Kasus Arteria dan Edy Mulyadi Dimata Hukum

0
84
Gambar Ilustrasi

Panjinasional.net || Munculnya pernyataan Ahli Hukum Pidana tentang perbedaan kasus politisi PDIP Arteria Dahlan kenapa tidak ditahan seperti Edy Mulyadi.

Alasan Perbedaan Kasus ini diungkap Ahli Hukum Pidana Fickar Hadjar. Padahal keduanya dianggap publik terlibat menghina masyarakat di sebuah wilayah.

Selanjutnya diketahui, Edy Mulyadi terjerat dugaan kasus penghinaan terhadap warga wilayah Kalimantan, sedangkan kasus Arteria terkait bahasa Sunda, pada dasarnya setiap pernyataan yang diucapkan semua orang memiliki kesamaan dimata hukum, Hanya saja itu tergantung di mana dia melontarkan ucapan tersebut,,kata Fickar.

“Pada dasarnya semua orang ketika melakukan suatu perbuatan sama nilainya. Tapi memang tempatnya yang jadi faktor menentukan,” ujarnya dalam program Apa Kabar Indonesia Malam, pada Kamis, 3 Februari 2022 lalu.

Sebagaimana kasus yang menimpa Edy Mulyadi dan Arteria Dahlan terdapat perbedaan, yakni tempat disaat membuat pernyataan. Menurut Fickar, kasus Edy Mulyadi menjadi masalah lantaran pernyataan diucapkan di ruang publik.

“Ketika dia mengucapkan, ketika dalam forumnya, itu gak ada masalah, karena memang pada tempatnya. Tetapi ketika pernyataan yang menyinggung perasaan seseorang diungkap ke ruang publik, itu yang jadi masalah. Seperti lontaran Edy Mulyadi itu, dia ngomongnya di hadapan publik,” katanya.

Sedangkan ujaran Arteria soal bahasa Sunda disampaikan diruang saat sidang, dan sesuai dengan kapasitasnya sebagai anggota DPR RI.

“Memang itu di ruang sidang, cuma memang disitu tempatnya. Mestinya ada kebijakan dari lembaga penyiaran bahwa pernyataan ini bakal menimbulkan masalah tidak disiarkan ke publik,” tutur Fickar.

“Menurut saya, karena status yang melekat pada diri seseorang, seperti anggota DPR. Ketika dia ngomong di forumnya, ya memang itu tempat dia. Tetapi kalau dia ngomong di publik, misalnya di seminar, ya dia bisa kena (pidana). Jadi ada alasan untuk menjerat secara hukum,” tandasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here