Songsong Porprov Jatim 2022 Percasi Giatkan Regenerasi Untuk Peningkatan Atlet Yunior

0
51
H. Budi Leksono, SH Ketua Percasi Kota Surabaya saat mengikuti seleksi catur. (Dok.Buleks)

Panjinasional.net Surabaya |

Guna menyongsong Porprov Jatim 2022 Percasi giatkan regenerasi untuk peningkatan atlet yunior untuk itu Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Surabaya terus melakukan upaya dalam meningkatkan minat dan bakat masyarakat terhadap olah raga tersebut. Salah satunya adalah melakukan berbagai kegiatan agar regenerasi atlet catur bisa terwujud.

Menurut Budi Leksono SH selaku Ketua Percasi Kota Surabaya, menyongsong Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun 2022, pihaknya menyelenggarakan seleksi atlet Junior U-21 kebawah. Pelaksanaanya di POR Suryanaga, Jalan Pasar Besar Wetan No. 55 Surabaya, Minggu (16/1/2022).

“Seleksi tersebut diadakan beberapa tahapan untuk menghasilkan calon atlet qualified,” ujar Budi Leksono yang identik dengan panggilan cak buleks.

Anggota DPRD kader PDIP Kota Surabaya ini menyampaikan bahwa tahapan pertama diikuti oleh 22 putra dan 14 putri yang mana akan diambil 6 putra dan 6 putri untuk lanjut ke tahapan selanjutnya.

“Sementara untuk seleksi tahap kedua nanti akan diambil peringkat terbaik yang akan mengikuti Pra Porprov 2022 mendatang,” jelasnya dikutip media swaranews.

Budi menjelaskan, pihaknya selalu memberikan motivasi kepada para atlet catur untuk tetap semangat berlatih. bagi yang belum lolos dari seleksi ini, bukan sebuah akhir. namun hal ini merupakan awal pembuktian bahwa atlet khususnya atlet catur adalah pejuang yang tak mudah putus asa.

“Ditengah minimnya regenerasi atlet usia dini, kami mengajak para atlet agar terus mengajak teman untuk bergabung bermain catur. Hal ini agar surabaya tetap banyak para penggemar catur di usia muda,” ungkapnya.

Dirinya juga menyebutkan bahwa seleksi beberapa tahap ini juga sebagai tahapan rangsangan buat atlet Surabaya. Buleks berharap agar Kuota Percasi Surabaya di Puslatcab ditambah, dengan tujuan tidak semata mata hanya untuk persiapan Porprov saja.

“Tetapi juga sebagai pembinaan atlet persiapan Kejurprov , Kejurnas yang rutin tiap tahun. Jadi para atlet yang masuk Puslatcab adalah atlet yang digodok secara profesional untuk siap berkompetisi di even-even resmi baik tingkat provinsi maupun nasional. Sehingga pemusatan pelatihan cabang olahraga (puslatcab) tidak berhenti sampai menjelang porprov, namun merupakan program  yang dikerjakan selama 1 tahun penuh,” papar Buleks.

Budi Leksono didampingi Wakil Ketua Percasi Surabaya Buchori menegaskan, dirinya juga berharap, apabila hal tersebut bisa dilakukan, maka roda kegiatan pelatihan olahraga di Surabaya sebagai kota atlet bisa berkembang dan menjadi pilihan pelajar Surabaya untuk menggemari dan menekuni olahraga yang disukainya. “Percasi Surabaya juga berharap agar olahraga bisa catur masuk extra kulikuler di sekolah baik SD maupun SMP di Surabaya,” tandasnya.@gtt..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here