Berapa Dana Pembangunan Pasar Kangayan?

0
116

Panjinasional.net – Sumenep | Keberadan bangunan pasar Kangayan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pasca dibangun sampai sekarang tidak berfungsi atau tidak beroperasi disayangkan publik. Sebab, tidak menutup kemungkinan dana yang digelontorkan untuk pembangunan pasar Kangayan tersebut tidak sedikit.

Bahkan publik mulai bertanya-tanya berapa dana yang digelontorkan untuk pembangunan pasar Kangayan tersebut?

Berdasarkan pantuan tangkapan layar media Panjinasional.net, dari Papan yang terbuat dari Banner, tampak tertera anggaran untuk pembangunan Pasar Kangayan tersebut mencapai hingga di angka Rp1 miliar lebih dengan sumber dana APBN Tahun 2020.

Namun sayangnya kendati dana yang digelontorkan untuk pembangunan pasar Kangayan tersebut tergolong besar. Tapi sampai saat ini manfaat dari pembangunan pasar tersebut belum juga dirasakan oleh masyarakat?. Sebab keberadaan bangunan pasar tersebut tidak berfungsi atau tidak beroperasi.

Walapun demikian, nampaknya terkesan tidak ada solusi dari Pemerintah yang dalam hal ini Dinas terkait, bagaimana supaya keberadaan bangunan pasar tersebut bisa berfungsi dan beroperasi. Sehingga bisa memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

Sementara itu sebelumnya, Chainur Rasyid, SE.,M.Si, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag Kabupaten Sumenep yang baru, belum bisa memberikan penjelasan secara detil terkait dengan bangunan pasar yang tidak difungsikan tersebut. Karena dirinya masih melakukan penataan personel.

” Sekarang saya memang belum menyentuh tentang itu, saya masih menata personel, kan masih baru, kemarin saya masih ke Pasar Anom,” kata Chainur Rasyidi, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag yang baru, saat ditemui ke ruang kerjanya. Selasa (11/1/2022).

Menurutnya, kemarin memang sempat muncul dari UPT Pasar, tapi bukan di Kangayan, tapi di Tarebung. ” Ada juga pasar di sana (Tarebung,red) tidak ditempati, cuma masalahnya ini kita coba akan mengumpulkan tokoh-tokoh. Karena pasar yang ramai itu mengikuti pasarnya sape (sapi,red),” tandasnya.@qib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here