Dinas PU PRKP dan Cipta Karya Sumenep Rencanakan Pembangunan Rehabilitasi Puskesmas

0
63
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep Ir. Mohammad Jakfar, MM.

Panjinasional.net Sumenep | Peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyaratakat menjadi salah satu focus pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep. Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam usaha meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat adalah menyediakan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai salah satunya adalah Pusat Kesehatan Masyarakat. 
Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya disebut Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif diwilayah kerjanya.

Sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, fasilitas fisik Puskesmas haruslah representative dan memenuhi ketentuan teknis pembangunan bangunan gedung Negara.
Bangunan Puskesmas didirikan dengan memperhatikan fungsi, keamanan, kenyamanan, perlindungan keselamatan dan kesehatan serta kemudahan dalam memberi pelayanan bagi semua orang termasuk yang berkebutuhan khusus/penyandang disabilitas, anak-anak, dan lanjut usia.

Melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur,  merencanakan akan melakukan pembangunan/rehabilitasi Puskesmas di Kabupaten Sumenep agar menjadi Puskesmas yang lebih reprensentatif dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. 
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep Ir. Mohammad Jakfar, MM  melalui Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Lingkungan Hery Kushendrawan, ST. MT, mengatakan Puskesmas yang akan direhabilitasi adalah Puskesmas yang bangunannya sudah agak lama dan membutuhkan penyesuaian ruangan. 

Menurutnya, penyesuaian ruangan dan alur pelayanan nantinya berpedoman pada pedoman pembangunan dan peningkatan fungsi bangunan kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pembangunan dan peningkatan fungsi bangunan kesehatan ini merujuk kepada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.

” Rehabilitasi Puskesmas yang akan dilakukan salah satunya adalah untuk melakukan penyesuaian ruangan dan alur layanan dalam Puskesmas dengan berpedoman pada pedoman pembangunan dan peningkatan fungsi bangunan kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan,” ujar Hery Kushendrawan, ST. MT, melalui keterangan tertulisnya, Kamis (2/12/2021)

“ Bangunan Puskesmas yang akan dilakukan pembangunan/rehabilitasi  tentunya juga wajib mengikuti kaidah-kaidah teknis bangunan gedung negara sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 22/PRT/M/2018 Tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara” lanjutnya
Lebih jauh Hery menerangkan, selain mengikuti ketentuan dalam pedoman pembangunan dan peningkatan fungsi bangunan kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat dan mengikuti kaidah-kaidah teknis bangunan gedung Negara sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 22/PRT/M/2018 Tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara, pembangunan/rehabilitasi Puskesmas di Kabupaten Sumenep juga memasukkan unsur-unsur langgam Kabupaten Sumenep sebagai jati diri/karakter/ciri khas daerah dan manifestasi dari Peraturan Daerah kabupaten Sumenep.
” Pembangunan/Rehabilitasi Puskesmas memasukkan unsur langgam daerah dalam desainnya sebagai jati diri Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Lebih lanjut Hery, menyampaikan bahwasanya pada tahun 2021 ini dilakukan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan/rehabilitasi puskesmas pada 6 bangunan Puskesmas, salah satunya adalah Bangunan Gedung Puskesmas Pragaan. Penentuan lokasi puskesmas yang akan dilakukan pembangunan/rehabilitasi berdasarkan masukan dan rekomendasi dari Dinas Kesehatan.

“ Pada Perubahan Anggaran Tahun 2021 ini, dilakukan perencanaan untuk 6 Puskesmas yang akan dilakukan pembangunan/rehabilitasi salah satunya adalah Puskesmas Pragaan,” tuturnya.

Pembangunan/Rehabilitasi Puskesmas diawali dengan perencanaan dengan melibatkan semua stakeholder yang berkepentingan agar nantinya hasil dari Pembangunan/Rehabilitasi puskesmas ini sesuai yang diharapkan.
Pihaknya saat ini telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan kepala puskesmas yang akan direhab untuk mengetahui kondisi terkini puskesmas yang ada. Data dan informasi dari para stakeholder ini nantinya akan digunakan sebagai pertimbangan dalam penyusunan rencana pembangunan/rehabilitasi puskesmas.

Diharapkan dengan dilakukannya Pembangunan/rehabiliasi puskesmas ini, Puskesmas yang ada di Kabupaten Sumenep memenuhi kriteria yang telah diatur oleh ketentuan perundang-undanagan yang berlaku sehingga menghasilkan bangunan gedung puskesmas yang representative yang pada akhirnya puskesmas-puskesmas tersebut dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat.@qib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here