DiPanggil Satpol PP, Pengelola Cafe D’Lagoon Belum Bisa Tunjukkan IMB

0
42
Pemeriksaan Dokumen Cafe DLagoon oleh Satpol PP Gresik
Pemeriksaan Dokumen Cafe DLagoon oleh Satpol PP Gresik

GRESIK, www.panjinasional.net – Pemanggilan pengelola Cafe D’Lagoon oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik dilakukan Senin (18/10/2021) kemarin.

Pengelola datang dengan membawa dokumen yang dimiliki namun belum bisa menunjukkan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Lantas Pengelola diminta hari Jumat (22/10/2021) untuk melengkapi kekurangan berkas namun hingga sore tidak ada tanda-tanda pengelola datang.

Kasi Penyidikan dan Penindakan Dinas Satpol PP Gresik, Nuhaedah menjelaskan, sebagai penegak perda pihaknya menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Semua tahapan harus dilakukan sebelum melakukan tindakan penutupan.

Eda sapaan akrabnya menjelaskan, pemilik kafe hadir pada panggilan pertama pada 18 Oktober 2021 lalu. Merekanya menyerahkan beberapa berkas yang dimiliki. Seperti surat perjanjian sewa antara PT Sinergi Mitra Investama dengan PT Cemara Laut Persada.

“Masa sewanya selama 3 tahun sejak 1 Januari 2020 sampai 31 Desember 2022,” kata Nuhaedah saat ditemui di kantornya, Jumat (22/10/2021).

Berkas selanjutnya adalah Nomor Induk Berusaha (NIB) yang baru diterbitkan dan dicetak pada 16 Oktober 2021 dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) jenis rumah minum atau kafe.

“Panggilan hari ini kami minta membawa kelengkapan IMB, tapi yang bersangkutan (pemilik kafe, Red) tidak hadir,” imbuhnya.

Jika sampai Senin (25/10/2021) pemilik kafe belum bisa menunjukkan IMB, pihaknya akan mengirim surat peringatan pertama (SP 1). Jika masih belum bisa menunjukkan IMB, dirinya akan mengeluarkan surat peringatan kedua (SP 2).

“Sampai SP 3 belum juga bisa menunjukkan kelengkapan izinnya, kami akan lakukan penindakan, akan kami tutup sementara,” ungkapnya. (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here