Ada Indikasi Dugaan Sabotase Jelang Mutasi Terkait Surat Pengumuman?

0
127
Gambar ilustrasi terkait

Sumenep, Panjinasional.net – Viralnya pemberitaan pengumuman pendaftaran calon anggota dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep periode 2021-2026 dengan nomor: 421/104/435.101.1/2021 tentang Panitia Pemilihan Calon Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep periode 2021-2026 yang menyebar di beranda grup WhatsApp (WAG) yang tampak ada nama Kabupaten Kebumen, mulai mendapat tanggapan dari Ketua Aliansi Jurnalis Madura (AJM).

Menurut Ketua Aliansi Jurnalis Madura, (AJM) Ferry Arbania, berdasarkan kajian komperhensif terkait dengan surat pengumuman itu yang menyebutkan Kabupaten Kebumen pihaknya menyarankan perlu suatu bentuk pemikiran balance.

” Saya pikir kita perlu balance teman – teman media, khusus AJM sendiri kan memang selalu mempertahankan marwah teman – teman baik yang ada di organisasi yang lain, yang selama ini memang kita satu meja dan diskusi terkait dengan Sumenep itu,” kata Ferry Arbania saat diskusi kecil perihal surat pengumuman tersebut di Warkop Perspusda, Kamis malam (21/10/2021) bersama media Panjinasional.net.

Bahkan terkait dengan persoalan surat tersebut pihaknya mulai  menduga ada semacam bentuk sabotase. Sehingga terjadi kekeliruan itu.

” Jadi saya menduga terkait surat itu ada yang sengaja, istilahnya di sabotase. Jadi dugaannya di sabotase. Sehingga terjadi kekeliruan itu, kan selektifitasnya itu kan berlapis sebelum ke Kepala Dinas,” tandasnya.

” Jadi saya harap ini pihak-pihak terkait termasuk juga Bupati kan bisa lebih objektif melihat persoalan yang terjadi di Dinas Pendidikan. Apalagi ini kan menjelang mutasi kan,” harapnya.

Kemudian lebih lanjut pihaknya berpesan kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan agar santai dan jangan dibuat risau. ” Karena ini bagian dari bentuk suatu proses menuju kearah yang lebih, utamanya dalam bentuk pemikiran yang lebih rasional kedepan,” pesannya.

Bahkan kata dia, khusus untuk Plt Kepala Dinas Pendidikan santai sajalah. Jadi kalau sudah menjelang mutasi begini banyak orang punya kepentingan ingin menggeser jabatannya atau gimana itu kan banyak sekali kepentingan yang harus diwaspadai.

” Tapi saya yakin teman – teman media lebih cerdas dan lebih jeli melihat persoalan ini secara objektif,” tutup Ferry sambil berujar ini bukan suatu bentuk pembelaan ya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Moh Ikasan, S. Pd, MT, saat dihibungi terkait hal itu nampak menanggapinya dengan bahasa santai.

” Sudahlah mas, mas,  yang penting yang muncul di media Radar adalah yang benar,” ucap Moh Iksan, Plt Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, saat dihubungi via telpon Aplikasi WhatsApp nya, Juma’t malam (21/10/2021).

Perkara yang memunculkan dan yang menyebarkan itu siapa, Sambung dia, saya tidak tahu, tapi yang jelas, yang nyebar yang salah yang ada kebumennya itu salah.

” Konsep awal mungkin memang ada itu tapi sudah kita coret dan yang benar adalah yang masuk di Radar seperti itu,” ujarnya.

Saat disinggung sebelum surat itu masuk kemeja sampean kan sebelumnya melalui beberapa tahapan? Misalnya tela’ahan Staf, kemudian diverifikasi oleh Pimpinan diatasnya, baik Kasi, Kabid, Sekdis, baru masuk kesampean kan begitu kan Bapak?..

” Iya tahapan itu dilakukan seharusnya, dan memang dilakukan, makanya ketahuan salahnya. Nah yang benar adalah yang dimuat di Radar. Yang saya kirim ke sampean itu yang benar, yang salah sudah enggak usah di fikirkan,” katanya.

” Saya terima kasih teman – teman memperhatikan saya. Mungkin ini bagian daripada distorsi yang tidak baik sama saya. Saya Insyaallah sebagai orang tua memaklumi dan memaafkan siapa saja yang ingin berbuat tidak baik kepada saya,” ucapnya dengan nada bahasa penuh makna.@qib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here