Sumadi: Selama Kepemimpinan Ketua Lama, PGSI Kota Batu Banyak Menuai Prestasi

0
9

Panjinasional Kota Batu: Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Cabang Kota Batu menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Perumdam Among tirto Kota Batu, di jalan Kartini, 20, Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu. Kamis (21/10/2021)

Dalam musyawarah tersebut di bahas pergantian Ketua PGSI Cabang Batu dari ketua yang lama Edy Sunaedy, ST, M.Ap kepada Ketua terpilih yang baru Sumadi.

Turut hadir dalam rapat tersebut Ketua Umum KONI Kota Batu, Drs. Mahfud, Ketua PGSI yang lama, Edy Sunaedy, ST, M.Ap, Ketua PGSI terpilih yang baru Drs. Sumadi, Sekretaris Perumdam Among tirto dan pengurus PGSI Kota Batu.

Ketua KONI Kota Batu, Drs. Mahfud menyampaikan, PGSI Kota Batu selalu bisa berprestasi seperti di Porprov yang sudah menghasilkan 1 emas dan 2 perunggu.

“PGSI Kota Batu sudah pernah ditunjuk oleh Jawa Timur sebagai tuan rumah untuk suatu Kejurda, artinya seluruh rangkaian kegiatan sudah bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Semoga musyawarah ini bisa memilih dan menetapkan Ketua PGSI yang baru dan yang mumpuni serta bisa meneruskan tonggak-tonggak yang sudah ditetapkan Ketua terdahulu “. tuturnya.

Ketua yang dulu juga menjabat sebagai direktur maka perlu adanya wakil ketua, artinya karena kesibukan-kesibukan yang lain maka harus ada pergantian Ketua PGSI yang baru.

“Untuk yang mengawasi, membina dan meng handle adalah pimprov nya, karena KONI dalam hal ini adalah sebagai jajaran samping yang bekerjasama dengan pengurus Kota. Sehingga yang mengawasi dan memandu jalannya ini nanti adalah pimprov “. ujarnya.

Edy Sunaedy, ST, M.Ap selaku ketua PGSI yang lama menyampaikan, PGSI di Kota Batu Lahir pada tahun 2016. Dengan masa yang terbilang masih muda karena masih 5 tahun tentunya banyak kekurangan, dan perlu adanya pembenahan untuk memajukan PGSI Kota Batu.

“Hari ini kita helat Muscab untuk memilih kepengurusan yang ideal, sebagai bentuk kaderisasi generasi yang ideal yang memang menurut saya harus dilakukan, dalam rangka untuk memajukan PGSI Kota Batu. Selain dihadiri oleh ketua KONI muscab ini juga dihadiri oleh Ketua Pemprov dan seluruh pengurus PGSI Cabang Batu “. tuturnya.

Metode dalam pemilihan Musyawarah Kota (Muskot) ini sebagaimana diatur dalam anggaran dasar rumah tangga PGSI Kota Batu, bahwa setelah masa bakti habis harus dilakukan musyawarah mufakat.

“Bila dalam musyawarah mufakat belum tercapai maka  akan dilakukan voting untuk pemilihan Ketua PGSI baru, dalam kurun waktu 5 tahun kemarin saat kepemimpinan saya Kota Batu berhasil menjadi tuan rumah kejurprov di tahun 2018. Dalam event tahunan kita lakukan pemilihan dan pengiriman atlet. Alhamdulillah kita juga sudah berhasil meraih beberapa prestasi diberbagai kelas cabang gulat, ujarnya.

Berikut adalah beberapa prestasi yang sudah diraih pada saat Ketua PGSI Masih di bawah kepemimpinan Edy :

1. Malang 1-4 Desember 2016  1 emas 3 perak 2 perunggu

2. Malang 20-22 Mei 2017 1 emas 2 perak 1 perunggu

3. Lumajang 11-13 Agustus 2017 2 perak 1 perunggu

4. Malang 17-19 November 2017 1 emas 1 perak 1 perunggu

5. Batu 11-13 Mei 2018 1 emas 2 perak 2 perunggu

6. Kabupaten Malang 1-3 September 2018 1 emas 2 perak

7. Tuban 9-11 November 2018 2 emas 2 perak 1 perunggu

8. Lumajang 26-28 April 2019 1 emas 1 perak 3 perunggu.

Edy juga mengucapkan terimakasih pada Pemkot Batu, karena dalam hal ini KONI Batu yang sudah memberikan peralatan sarana dan prasarana. “Sarana saya rasa sudah cukup lengkap, baik itu dari matras, alat fitnes dan lain sebagainya “. ungkapnya.

Sumadi  Ketua PGSI yang baru saja terpilih menjelaskan, setiap pegulat mayoritas harus cerdas. Jadi tidak hanya dibutuhkan kekuatan otot dalam memenangkan pertandingan, akan tetapi dibutuhkan juga skill dalam melepaskan kuncian.

” Seperti saat dalam kondisi dia terkunci oleh lawan, bagaimana cara dia melepaskannya dari lawan. Bagaimana jika posisi lawan seperti ini harus mempunyai cara membalik posisi kuncian agar lawan merasa tersudut, hingga akhirnya bisa memenangkan pertandingan. Atlet gulat juga harus cepat dalam berfikir bagaimana secepatnya membalikkan keadaan. 

Untuk saat ini jumlah keseluruhan atlet gulat yang ada di Kota Batu adalah 35 orang dan berasal dari semua kelas cabang gulat.

” Semoga PGSI dalam kepemimpinan saya dari 2021 hingga 2025 nanti bisa terus maju dan lebih banyak lagi menorehkan prestasi “. harapnya. ( Er ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here