Wisata Bajak Laut Masangan Makan Korban, 1 Meninggal Dunia 1 Kritis.

0
492

GRESIK, www.panjinasional.net – Entah mimpi apa rombongan TK Ahmad Jaya yang berasal dari desa Cengkir kecamatan Kepuhbaru Kabupaten Bojonegoro ini, jauh-jauh berwisata ke Bajak laut Desa Masangan kecamatan Bungah Gresik, harus kehilangan satu siswa nya ketika bermain air di kolam renang wisata tersebut.

Kejadian yang diperkirakan terjadi pukul 13.00 itu menelan dua korban sekaligus di kolam renang yang dalamnya 40 cm. Satu korban meninggal dunia atas nama Putri Novitasari (6) alamat Dsn.Cengkir Rt/Rw:10/04 Ds. cengkir, Kec. Kepohbaru Kab. Bojonegoro. Sedangkan korban satunya dalam kondisi kritis bernama Alya Danesa Dwi Aprilia (5) dirawat di RS Muhammadiyah Lamongan.

Kronologis kejadian bermula Pada hari Rabu tanggal 20 Oktober 2021 sekira pukul 13.00 Wib, sewaktu korban melakukan wisata bersama dengan orang tuannya dan teman teman sekolah TK Ahmad Jaya desa Cengkir Kec Kepohbaru di tempat tersebut, di kolam renang bersama teman-temannya di kolam tengah yang kedalam 40 Cm dan mendapati korban sudah tenggelam dan segera di tolong oleh pengelola di bawa ke RS Sakit Mabbarot Bungah dalam perjalanan korban an. Putri Novitasari meninggal dunia dan korban atas nama Alya Danesa di rawat di RS Mabbarot dan selanjutnya di rujuk di RS Muhammadiyah.

Mendapat laporan peristiwa tersebut, polisi langsung Mendatangi TKP dan olah TKP. Memasang Police Line pintu masuk wisata. Memeriksa saksi saksi dan Membuat visum

AKP Sujiran, Kapolsek Bungah saat di konfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Benar Telah terjadi kecelakaan siswa TK tenggelam di kolam wisata Bajak laut. Kejadian pasti penyebab peristiwa tersebut belum diketahui. Tiba tiba dua bocah tersebut ditemukan tenggelam dan ditolong oleh pengelola. Dalam perjalanan ke rumah sakit Mabbarot Bungah, satu korban meninggal dunia dan satu lagi dalam kondisi kritis, sekarang dirawat di RS Muhammadiyah Lamongan” ujar Sujiran saat dikonfirmasi via ponsel.

Sementara Zainuddin, pemilik wisata Bajak Laut saat di konfirmasi mengatakan tidak tahu persis kejadiannya karena tidak ada di lokasi kejadian.

“Saya tidak tahu persis kejadian, karna tidak di

lokasi yang pasti tidak tenggelam karena posisi di kolam anak yang airnya 40cm mungkin kepleset.” Kata Zainuddin saat dikonfirmasi via WhatsApp. (20/10/2021) (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here