Sanksi Kepengawaian Menanti Oknum PNS Yang Menjabat Kasubag Perencanaan dan Keuangan di Kecamatan Sapeken?

0
79
Gambar ilustrasi

Sumenep, Panjinasional.net – Sanksi Kepengawain nampaknya mulai menanti Oknum PNS yang menjabat Kasubag Perencanaan dan Keuangan di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur?

Seperti diberitakan sebelumnya, Meidarta yang menjabat Kasubag Perencanaan dan Keuangan di Kecamatan Sapeken ditenggarai sudah bertahun-tahun tak pernah hadir di Kecamatan Sapeken, sehingga berpotensi mengangkangi Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diteken Presiden Jokowi pada 31 Agustus 2021 lalu.

” Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah secara kumulatif selama 28 (dua puluh delapan) hari kerja atau lebih dalam 1 (satu) tahun,” bunyi pasal 11 ayat (2) huruf d angka 3 PP Nomor 94 Tahun 2021.

Sementara itu Kepala Badan Kepengawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Abdul Madjid, S.Sos., M.Si., saat dihubungi Wartawan dan diminta terkait ulah Maidarta Kasubag Perencanaan dan Keuangan di Kecamatan Sapeken.

” Kami tetap pasang badang untuk PNS yang Nakal. Karena terus terang ke depan PNS harus bagus dan profesional,” kata Abdul Madjid, Jum’at (01/10/2021) saat dihubungi telpon Pribadinya oleh Wartawan.

Ketika ditanyakan sikap BKPSDM terkait Meidarta Kasubag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Sapeken yang sudah seringkali mangkir berdinas, Abdul Madjid menerangkan.

” Plt.Camat Sapeken akan saya ingatkan untuk segera memanggil yang bersangkutan (Meidarta, red). Nanti tembusannya kepada kami, juga kepada Bupati laporannya. Sehingga nanti akan dirapatkan di Inspektorat, baru sanksi akan dilaksanakan setelah berproses,” ungkap Abdul Madjid.

Sementara Said, salah satu tokoh pemuda Desa Sapeken sempat mempertanyakan kepada awak media, yang mana pegawai Kecamatan Sapeken yang bernama Meidarta, karena dirinya tidak mengetahui ada yang bernama tersebut.

” Yang mana orangnya Meidarta itu mas? Coba ditampilkan fotonya dalam pemberitaan biar tau rasa, keenakan makan gaji buta,” ujar Said.

Di kesempatan berbeda, seorang PNS Kecamatan Sapeken yang menolak disebutkan identitasnya mengatakan.

” Darta (Meidarta, red) itu memang yang mengurus administrasi dan pemberkasan Kecamatan Sapeken di Sumenep. Tapi ya keterlaluan kalau terus tidak hadir sama sekali ke Kecamatan Sapeken,” tukas PNS Kecamatan Sapeken tersebut.

Diketahui juga sebelumnya, Meidarta sempat melakukan upaya intimidasi terhadap awak media yang melakukan investigasi terhadap dirinya, dengan membawa-bawa nama anggota LSM.

Kemungkinan upaya tersebut dilakukan dengan maksud agar awak media berhenti melakukan peliputan mengenai dirinya yang sering meninggalkan kewajibannya bertugas hingga tahunan lamanya.

Tanpa disadari upaya yang dilakukan Meidarta, Kasubag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Sapeken tersebut, berpotensi menghalang-halangi kerja wartawan yang dilindungi oleh UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang PERS.@Qib/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here