Polresta Malang Kota Ungkap Kasus Pembunuhan Istri Siri Mengunakan Palu

0
14

Panjinasional, Polresta Malang Kota: Polresta Malang Kota menggelar konferensi pers ungkap kasus pembunuhan yang terjadi di jalan Emprit Mas, no 10, RT 04 RW 07, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Selasa (28/9/2021). 

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto, S.I.K, M.Si menjelaskan kronologi pengungkapan kasus diawali, pada Minggu 19 September 2021 yang lalu.

” Ketika itu, anak korban berinisial BA datang ke Polresta Malang Kota untuk melaporkan ke penyidik, bahwa ibunya yang berinisial RDS (56) meninggal secara tidak wajar.

Berbekal laporan tersebut, Tim Inafis dan Piket Reskrim Polresta Malang Kota melakukan olah TKP untuk mengumpulkan barang bukti, termasuk melakukan autopsi terhadap jenazah korban, yang saat itu sedang disemayamkan di Tempat Persemayaman Yayasan Gotong Royong “. terangnya.

Pada hari Senin 20 September 2021 yang lalu melalui bukti-bukti yang telah didapatkan dan persesuaian dari keterangan saksi, maka penyidik Satreskrim Polresta Malang Kota menyimpulkan, bahwa janazah meninggal akibat kekerasan benda tumpul yang terindikasi telah terjadi tindak pidana.

” Dari Hasil pengembangan, pada pada saat itu penyidik berhasil mengamankan suami siri korban yang berinisial SL (56), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang,” ujarnya Buher sapaan akrab Kapolresta Malang kota ini.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Priambodo menambahkan, bahwa dari hasil penyidikan yang didapat, pelaku mengaku telah membunuh istri sirinya, dengan cara memukul bagian kepala korban dengan palu yang sudah disiapkan sebelumnya, yaitu pada hari Jum’at 17 September 2021, sekitar pukul 22.30 WIB.

” Pada saat korban sedang mandi di dalam kamar mandi, pelaku masuk kemudian memukulkan palu ke kepala korban beberapa kali, hingga korban tak bergerak. 

Berdasarkan dari pengakuan pelaku memang telah menyiapkan palu tersebut untuk membunuh korban “. jelasnya.

Setelah dipastikan korban tidak bergerak, pelaku langsung membersihkan darah pada tubuh korban, lalu pelaku mencoba membuat alibi dengan memposisikan tubuh korban di dekat kloset kamar mandi, agar korban dikira meninggal akibat terjatuh dan terbentur kloset.

” Lalu pelaku menggunakan pipa plastik untuk menutup grendel pintu utama dari bagian luar.

Dari hasil penyelidikan, pelaku memang mengaku telah membuhuh istri sirinya itu, karena jengkel dan dendam dengan korban, sebab korban meminta untuk pisah dan mendesak pelaku agar segera pindah dari rumah. 

Hasil pengakuan, pelaku sudah merencanakan pembunuhan tersebut sejak dua Minggu sebelum kejadian “. imbuhnya.(tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here