ETLE Bakal Merekam Pelanggar Lalin Tanpa Pandang Bulu

0
69
Kapolsek Ngaliyan Kompol Umbar Wijaya SH (kanan) dan Kanit Lantas Polsek Ngaliyan AKP Wahono.

Semarang. www.panjinasional.netKapolsek Ngaliyan Kompol Umbar Wijaya SH menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati jika melintasi traffic light di Kota Semarang. Selain untuk menjaga keselamatan diri, juga untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Di beberapa titik bangjo di Kota Semarang sudah dipasangi CCTV atau disebut ETLE yakni Electronic Traffic Law Enviorenment. Jadi, semua pelanggaran di lokasi itu, otomatis sudah terekam camera,” kata Kompol Umbar Wijaya SH dalam kegiatan Implementasi Kesadaran Hukum Berlalu Lintas Bagi Masyarakat Terkait Dengan E-Tilang Dan CCTV Di Jalan Raya, di Aula Kecamatan Ngaliyan, Rabu (29/9/2021).

Dalam kegiatan yang digelar LPMK Korcam Ngaliyan tersebut hadir Camat Ngaliyan H. Agus Priharwanto, Kapolsek Ngaliyan Kompol Umbar Wijaya SH, Kanit Lalu Lintas Polsek Ngaliyan AKP Wahono, Ketua LPMK Korcam Ngaliyan H Masduqi beserta jajaran serta para Ketua LPMK se Kecamatan Ngaliyan. 

Kompol Umbar Wijaya menambahkan penindakan terhadap pelanggar tidak pandang bulu. Semua pengguna lalu lintas jenis kendaraan roda empat keatas, jika melanggar tidak menggunakan sabuk pengaman, menerobos lampu merah, laka lantas, dan sebagainya, akan terekam langsung oleh ETLE yang dikendalikan langsung di Dirlantas Polda Jateng. 

Kanit Lantas Polsek Ngaliyan AKP Wahono menambahkan ETLE difungsikan berdasarkan UU No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Sedangkan maksud dan tujuan ETLE adalah untuk mengurai kemacetan hingga 50 persen. Juga untuk menekan angka kecelakaan. 

“Dan yang tak kalah pentingnya adalah untuk meningkatkan pendapatan daerah hingga mencapai 90 persen. Ini bisa terealisir jika masyarakat sudah berlalu lintas secara tertib,” jelasnya. (Mim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here