Strategi dan Edukasi Mengatasi Misinformasi di Facebook

0
18

Panjinasional.net – Pada hari ini (24/9), Drs. Benny Sampirwanto, M.Si selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, bersama dengan Alice Budisatrijo, Kepala Kebijakan Misinformasi, Asia Pasifik, Facebook, memberikan pemaparan tentang misinformasi COVID-19 di Indonesia serta strategi untuk mengatasinya dalam Sesi Edukasi Misinformasi COVID-19 bersama media di Jawa Timur.

Sesi edukasi dibuka dengan sambutan dari Drs. Anthonius Malau, M.Si, Plt. Direktur Pengendalian Aplikasi Informatika dan Rahimah Abdulrahim, Direktur Kebijakan Publik, Asia Tenggara, Facebook.

Benny Sampirwanto dalam paparannya menyampaikan, bahwa literasi dan etika digital menjadi salah satu hal mendasar agar masyarakat dapat mengatasi dan meredam penyebaran misinformasi COVID-19. Benny menekankan pentingnya untuk memeriksa kembali kredibilitas sumber berita dan keaslian foto/video, serta agar tidak mudah terpengaruh judul berita yang provokatif. Apabila masyarakat menemukan informasi yang berpotensi hoaks atau misinformasi, dapat langsung melaporkannya ke aduankonten.id, jatimlapor.go.id, dan akun media sosial Kominfo Jawa Timur. 

Dari sisi platform media sosial, Alice juga memberikan paparan mendalam tentang strategi dan pendekatan yang dilakukan Facebook dalam menangani misinformasi, yaitu Remove (meghapus) – Reduce (mengurangi) – Inform (menginformasi). Facebook memiliki 80 mitra pemeriksa fakta independen di seluruh dunia, dan 6 diantaranya berada di Indonesia.

Selain kolaborasi, Facebook juga memperkenalkan Pusat Informasi COVID-19 yang bertujuan untuk menghubungkan orang-orang dengan informasi yang akurat seputar COVID-19 dari institusi tepercaya, serta program Asah Digital untuk meningkatkan literasi dan mengajak masyarakat untuk berpikir kritis ketika menerima berita atau informasi.

Kedua narasumber telah menyampaikan bahwa misinformasi COVID-19 dapat menghambat upaya-upaya untuk mengurangi tingkat infeksi COVID-19 di Indonesia. Karenanya, dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak untuk menekan penyebaran misinformasi dimasa pandemi ini, termasuk peran serta masyarakat dan juga media massa.

Informasi lebih lengkap seputar bagaimana strategi dan langkah-langkah Facebook dalam mengatasi misinformasi COVID-19 dapat disimak pada lembar fakta terlampir.

Tonton kembali Sesi Edukasi Misinformasi COVID-19 bersama media di Jawa Timur melalui tautan berikut: https://www.facebook.com/Kemkominfo/videos/452624089555342,.@gtt..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here