INOVASI DLC, MAGANG DI PETROKIMIA GRESIK, MAHASISWA TIDAK PERLU DATANG KE PABRIK

0
9
Dirut PG, Dwi Satriyo Annurogo, Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN RI, Zuryati Simbolon (kiri), DKU PG, Budi Wahju Soesilo, & Direktur Transformasi PI, Panji Winanteya saat di DLC
Dirut PG, Dwi Satriyo Annurogo, Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN RI, Zuryati Simbolon (kiri), DKU PG, Budi Wahju Soesilo, & Direktur Transformasi PI, Panji Winanteya saat di DLC

GRESIK, www.panjinasional.net – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia meluncurkan Digital Learning Center (DLC) sebagai langkah mendukung pemerintah mencetak SDM unggul. Peluncuran dilakukan oleh Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk (Asdep IPP) Kementerian BUMN RI, Zuryati Simbolon dan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, serta disaksikan Direktur Transfrormasi Bisnis Pupuk Indonesia, Panji Winanteya Ruky, di Gresik, Jawa Timur Selasa (14/9).

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan dengan adanya Digital Learning Center, mahasiswa magang tidak perlu datang ke pabrik untuk melakukan praktik kerja industri, karena mereka bisa mendapatkan pengalaman magang yang riil melalui fasilitas Digital Learning Center Petrokimia Gresik yang memiliki 4 (empat) platform.

Antara lain, Enterprise University (mewadahi kegiatan belajar dan eksplorasi seluruh kompetensi melalui Video Based Learning, Digital Handout, danujian secara online, Assignment maupun Coaching./); Virtual Reality (platform pembelajaran interaktif melalui pemanfaatan teknologi virtual reality untuk memberikan tingkat pemahaman materi yang didesain dengan kondisi nyata); Augmented Reality (gabungan antara dunia nyata dengan informasi digital untuk tujuan memperjelas pemahaman manusia sebagai pengguna); dan 360 Plant Facility Learning (teknologi yang memungkinkan pengguna untuk melakukan kunjungan ke suatu tempat secara virtual).

“Petrokimia Gresik menjadi BUMN pertama yang menggunakan Virtual Reality dalam metode pembelajaran digital bagi peserta magang maupun karyawan,” kata Dwi Satriyo.

Bagi Petrokimia Gresik sendiri, fasilitas Digital Learning Center juga memudahkan setiap karyawan agar dapat belajar secara fleksibel tanpa harus bergantung pada kondisi operasional di unit kerja. Ia pun berharap Digital Learning Center Petrokimia Gresik mampu menjadi katalis bagi perusahaan untuk selalu tumbuh dan berkembang.

Digital Learning Center Petrokimia Gresik diharapkan mampu menjadi wadah bagi karyawan Petrokimia Gresik maupun stakeholder eksternal untuk dapat berinteraksi, bertukar ide, dan juga menyiapkan sarana coaching antara mentor dan mentee.

“Kecepatan beradaptasi terhadap transformasi digital menjadi hal yang tidak bisa ditawar utamanya di tengah pandemi. Ke depan, Petrokimia Gresik akan terus melakukan improvement terhadap inovasi yang telah dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak pihak, serta melakukan transformasi digital di bidang lainnya,” tutup Dwi Satriyo.(shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here