Universitas Narotama Surabaya, Gelar Baksos dan Penyuluhan Hukum

0
120
Foto bersama Magister Kenotariatan bersama nara sumber
Pemberian cindramata oleh Dr. Habib Adji SH. M.Hum kepada Kades Pulungan Deky Andrianto

Sidoarjo, www.panjinasional.net – Untuk memberikan pengetahuan dan  pemahaman hukum kenotariatan  kepada masyarakat terkait sertifikat dan akte,. Mahasiswa Magister Kenotariatan Angkatan ke – 20 Universitas  Narotama Surabaya gelar kegiatan Bakti Sosial dan Penyuluhan Hukum “Pentingnya Pelayanan jasa Kenotariatan secara Gratis untuk Masyarakat ‘. 

Kegiatan ini dilaksanakan di pendopo desa Pulungan kecamatan Sedati 

kabupaten Sidoarjo, Sabtu, (18/9/2021).

Acara dihadiri perwakilan  Camat Sedati, perwakilan Kapolsek Sedati, Babinsa dan Dr. Habib Adji SH. M. Hum (dosen dan pemateri), Dr. A.A. Andi Prayitno SH. M.kn perwakilan Ikatan Notaris Indonesia Jawa Timur, dan Muhammad SH. M. Kn ketua IPPAT Sidoarjo dan anggota dewan komisi B Agil M. Kn.

Ketua panitia Prodi (Program studi) Mohammad Amin SH., M.H mengatakan, kegiatan ini diadakan sebagai bagian program studi magister kenotariatan salah satunya kegiatan Bakti Sosial dan Penyuluhan hukum bagi masyarakat tentang kenotariatan.

Acara ini tetap mematuhi protokol kesehatan warga yang hadir diacara ini wajib memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini berkat bantuan teman-teman maha siswa magister kenotariatan angkatan ke 20, paket sembako ini diberikan kepada 100 orang, sedangkan yang hadir dari masyarakat 50 orang dari maha siswa ada 47,  namun yang hadir 37 orang.

“Kegiatan ini sebenarnya sudah mau dilakukan tiga bulan yang lalu, karena pandemi maka acara ditunda hingga hari ini dilaksanakan. Harapannya, kita ini calon-calon notaris agar belajar bagaimana bersosialisasi dengan masyarakat khususnya memberikan pengetahuan dibidang hukum kenotariatan dimasyarakat, latihanlah, sebelum nanti jad notaris kita terjun kemasyarakatan” tuturnya.

Sementara itu Dr. Habib Adji SH.,M. Hum, selaku dosen sekaligus pemateri menjelaskan terkait dengan kegiatan ini,  program ini merupakan program rutin Unversitas Narotama tiap angkatan, salah satunya adalah Bakti Sosial. Kegiatan Bakti Sosial dan Penyuluhan hukum sebagai upaya mendekatkan maha siswa dengan masyarakat sebagai calon notaris akan hidup ditengah masyarakat, dinamika masyarakat harus diketahui , karena notaris tanpa masyarakat kita tidak bisa apa -apa. 

“Disamping ada penyuluhan hukum kita berbagi pengetahuan yang berkaitan hukum terutama Kenotariatan yang dibutuhkan masyarakat seperti apa,  Masyarakat harus diedukasi hal-hal yang berkaitan dengan dunia hukum dan dunia notaris, disamping itu ada bantuan-bantuan lain yang dibutuhkan masyarakat. Jadi harus ada kerjasama antara kampus dan masyarakat, tidak mungkin kampus hebat didalamnya tapi dimasyarakat tidak dikenal atau tidak ada manfaatnya” kata Habib Adji.

“Harapannya mudah-mudahan masyarakat makin mengenal Prodi Kenotariatan Narotama, dan kalau ada permasalahan berkaitan hukum berkaitan dengan notaris atau PPAT bisa menghubungi Narotama, dan target kedepan mempertajam kemampuan mahasiswa untuk hidup dimasyarakat suatu saat, jadi jangan sampai meninggalkan masyarakat, atau secara keseluruhan ikut membangun Hukum di Iindonesia khususnya kenotariatan yang bisa dilakukan mahasiswa” pungkasnya

Selanjutnya  Dr. A.A Andi Prayitno SH. M.Kn selaku perwakilan Ikatan Notaris Indonesia Jawa Timur menyampaikan, ini adalah satu bentuk kegiatan dari pendidikan untuk memasyarakatkan hukum, supaya masyarakat itu betul betul bisa mentaati peraturan yang sudah dibuat oleh  DPR, atau peraturan daerah, dimana kita bisa disiplin, sadar, hidup dimasyarakat tidak hidup sendiri juga harus memikirkan masyarakat lainnya.

“Supaya masyarakat itu bisa  disiplin khususnya dalam bidang hukum misalnya, menertibkan tanah -tanahnya, yang masih belum terdaftar, kita sudah mendata ternyata di kota besar belum ada tanah yang belum sertifikasi, supaya mereka sadar harus ada kepastian hukum barang yang bergerak maupun barang yang tidak bergerak sehingga tidak ada masalah dikemudian hari dan ahli warisnya” katanya.

Kepala desa Pulungan Deky Andrianto menyampaikan  apresiasi dan terimakasih atas kunjungannya dengan diadakan kegiatan ini dan berharap bisa membantu permasalahan masyarakat terkait dengan sertifikat dan akte tanah dan ahli waris.

“Harapan kami, masyarakat desa lebih tahu masalah kenotariatan, tugas-tugas mereka yang berkaitan dengan tanah, jual beli tanah , pengalihan hak. Jadi masyarakat lebih berhati-hati dalam tahap jual – beli terutama kaitannya dengan ahli waris, dan hibah” ungkapnya.**Afandi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here