Sidang Perkara Dugaan Penyekapan di PN Malang

0
24

Malang, Panjinasional.net – Persidangan perkara piutang berbentuk dugaan penyekapan keluarga Andri yang diduga dilakukan Ronny, sidang yang diusung Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jaksa Abdul Gopur,S.H. berlangsung di Pengadilan Negeri Malang 15/09/21.

Sidang perkara: 355/Pid.Sus/2021/PN Mlg dihadiri pihak pelapor Andri bersama anak istrinya sebagai korban dugaan penyekapan.

Beberapa pertanyaan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum terhadap pelapor Andri tentang kronologi peristiwa awal hingga terjadinya dugaan aksi penyekapan yang dilakukan terlapor Ronny Andyka Alimuddin dijawab oleh Andri sesuai kejadian.

Sedangkan pihak terlapor Ronny bersama pengacaranya saat ditanya JPU di depan Hakim malah balik bertanya masalah utang, namun Jaksa Abdul Gopur,S.H. menolak karena beda kasus.

Kepada Hakim Ronny membantah atas kronologi yang disampaikan Andri didepan Hakim, dikatakan oleh Ronny bahwa apa yang dikatakan pelapor tidak benar bahkan barang bukti dikatakan tidak benar, menurut Ronny.

Nampak pengacara Ronny terlihat banyak diam diruang persidangan.

Jadwal Persidangan berikutnya di jadwalnya rabu depan dengan menghadirkan saksi-saksi lainnya.

Perlu diketahui, bermula dari seorang bernama Andri warga Karangploso Malang yang memiliki tanggungan kepada Ronny warga Kota Batu Malang sebesar Rp.50 juta, 

Karena kondisi situasi pandemi dan pekerjaan sepi makanya Andri belum mampu melunasi pinjaman uang kepada Ronny.

Namun apa yang terjadi, diduga Ronny yang selalu dan terbiasa memaksakan dengan cara kasar agar Andri segera membayar tanggungan utangnya tersebut. 

Hingga pada suatu ketika Ronny mendatangi rumah Andri bersama anak buahnya bernama Caesar mendatangi rumah Andri.

Sesampainya di rumah Andri dan karena Andri tidak ada di rumahnya maka Ronny dan Caesar membawa Istri dan anak perempuan Andri yang berusia 14 tahun untuk dibawa ke rumah Ronny.

Selama di rumah Ronny, Istri Andri diduga mendapatkan perlakuan kasar dan tidak manusiawi, ditendang, diancam golok dan dipukul pakai sandal, parahnya lagi hanya diberikan makan sehari satu kali serta dikunci dari luar. Sedangkan anak dari Andri yang berumur 14 Tahun,menyaksikan penyiksaan Ronny terhadap Ibunya hingga sangat shock dan ketakutan mengalami guncangan jiwa yang luar biasa.

Dari hasil laporan (LP) Abdri di Polda Jatim disebutkan untuk Ronny dikenakan Pasal 328 tentang Penculikan dan UU Perlindungan Anak,.@tim..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here