Pasca Pelantikan Kepala Sekolah Oleh Bupati Baru Timbul Pertanyaan

0
78

Mencuat Informasi, Sejumlah Kepala Sekolah yang Tidak Dilantik di Era Bupati Lama?

Sumenep, Panjinasional.net – Pada Hari Senin kemarin 14 September 2021 Bupati Sumenep yang baru Achmad Fauzi, S.H., M.H., melakukan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/janji Kepala Sekolah SMPN di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Namun pasca pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Kepala Sekolah SMPN oleh Bupati yang baru. Kini mulai mencuat informasi jika ada sejumlah Kepala Sekolah SMPN yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati di era Bupati lama tapi tidak dilantik atau tidak diambil sumpah/janji?

Sementara itu, saat ditemui ke tempat kerjanya Kepala Bidang Ketenagaan dan Pembinaan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, tidak menafsihkan informasi tersebut. Kendati demikian pihaknya berdalih bahwa itu periodisasi. “Itu kan periodisasi, dilantik itu apabila baru,” dalih, Sunarto kepada awak media, Selasa (14/9/2021), 

Karena menurut Sunarto, kalau periodisasi tidak harus dilantik. “Tidak harus, tapi kalau yang baru di Permendikbud 6 Tahun 2018 itu harus dilantik, karena ada Badan pertimbangan,” katanya.

Mantan Kabid Dikmen ini juga menjelaskan bahwa, periodenisasi itu, batas, batas itu pengangkatan diteruskan apa enggak itu tergantung PKKS.

“Penilaian kinerja cuman, tidak ada badan pertimbangan, tidak harus dilantik, diperpanjang kayak STN itu, kapan diserahkan fisiknya, mon baru (kalau baru,red) atau mutasi baru dilantik,” jelasnya.

” Kecuali, kalau menuju periode tiga. Kalau harus diangkat itu diturunkan, itu lain kelasnya, dan dikembalikan kepada Baperjakat, kepada Badan pertimbangan, karena ada syarat diturunkan pada Sekolah dibawahnya,” tambahnya.

Saat dipertegas, jadi informasi belasan Kepala Sekolah itu tidak dilantik benar ya?. ” Iya enggak ada,” ucapnya dengan suara agak lirih.

Secara terpisah, menurut Ketua Lembaga Bantuan Hukum Forum Rakyat Pembela Keadilan dan Orang-Orang Tertindas (LBH FORpKOT) Herman Wahyudi, S.H, mengatakan, “Kepala Sekolah SMPN tersebut semestinya dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan. Karena Kepala Sekolah itu merupakan jabatan”.

Masih Wahyudi ” Menurut Peraturan Pemerintah (PP) 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen PNS, setiap PNS yang diangkat menjadi pejabat wajib dilantik dan diambil sumpah/janji menurut agama atau kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa,” terang Herman Wahyudi, S.H., Rabu (14/9/2021)

Dikatakan Herman, kenapa harus dilantik atau diambil sumpah/janji jabatan?. Karena Kepala Sekolah ini merupakan jabatan, dan Kepala Sekolah juga mempunyai tanggung jawab dan wewenang untuk mengelola anggaran dana bos.

” Sehingga kalau tidak dilantik atau tidak diambil sumpah/janji jabatan, secara hukum tidak mempunyai kepastian hukum. Sedangkan tujuan dari kenapa Pejabat yang diangkat itu harus dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan tentunya untuk menjamin kepastian hukum,” urainya.

” Kalau berbicara periodisasi maka versi saya ada proses pemberhentian dan diangkat kembali kejabatan yang sama.  Jadi saran kami segera lakukan pelantikan atau pengambilan sumpah/janji terhadap Kepala Sekolah tersebut, biar tidak terjadi persoalan hukum,” sarannya.@qib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here