LSP Pers Indonesia dan Universitas Batam Lakukan MoU Tempat Uji Kompetensi Wartawan

0
34

Panjinasional.net, Batam – Untuk memastikan kelayakan tempat Uji Kompetensi (TUK) sebagai syarat pelaksanaan Sertifikasi Wartawan, maka Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia dan Universitas Batam (UNIBA) Melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU) Tempat Uji Kompetensi (TUK). Kamis (16/9/2021) di Rumengan Hall, Universitas Batam.

Acara Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Rektor Universitas Batam Prof.Dr.Ir.Chablullah Wibisono, M.M., dan Mangapul Matondang selaku Asesor LSP Pers Indonesia Lisensi BNSP.

Rektor Universitas Batam, Prof.Dr.Ir. Chablullah Wibisono, M.M., mengatakan dengan adanya kegiatan ini akan memberikan kontribusi kepada masyarakat Kepulauan Riau terutama yang ada di Batam.

“Wartawan adalah sumber informasi yang diperlukan oleh masyarakat, dengan adanya LSP Pers Indonesia ini sangat tepat sekali, sehingga Wartawan akan mendapatkan legalitas untuk meningkatkan kompetensi dan sekaligus mengintegrasikan yang sesuatu berguna bagi kita ini,” ungkapnya.

Sedangkan Mangapul Matondang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang luar biasa, sehingga kerja sama ini dapat terjalin dalam kegiatan Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW).

“Dimana kegiatan ini merupakan amanah UU No 13 Tahun 2003, PP nomor 10 tahun 2018 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Peraturan Presiden Nomor 08 Tahun 2012 Tentang Kerangka Sistem Standart Kompetensi Kerja Nasional, dan Pedoman BNSP Nomor: 03/BNSP.302/X/2003 tentang Pedoman Penerbitan Sertifikat Kompetensi,” jelas Asesor LPS Pers Indonesia Lisensi BNSP ini.

Ia mengatakan Ketua BNSP yang secara resmi menetapkan Asesor kompetensi dilingkungan Pers Indonesia berdasarkan surat keputusan nomor: 0884/BNSP/SRTF-AK/IV/2020, tertanggal 30 April 2020.

Sebagai lembaga resmi, Matondang menuturkan BNSP yang dibentuk Negara, untuk pertama kalinya memutuskan Skema Sertifikasi LSP Pers Indonesia, berdasarkan Surat Keputusan Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi Nomor : KEP.1051/ BNSP/ V/ 2021 Tentang Hasil Verifikasi Skema Sertifikasi LSP Pers Indonesia tanggal 27 Mei 2021 yang ditandatangani langsung Ketua BNSP Kunjung Masehat.

Adapun Skema Sertifikasi LSP Pers Indonesia, meliputi:

1. Skema Sertifikasi Okupasi Wartawan Muda Reporter.

2. Skema Sertifikasi Okupasi Wartawan Muda Kameramen.

3. Skema Sertifikasi Okupasi Wartawan Madya.

4. Skema Sertifikasi Okupasi Wartawan Utama.

Dalam surat Keputusannya, BNSP menegaskan Skema Sertifikasi yang telah ditetapkan agar dijadikan pedoman didalam pelaksanaan pemberian lisensi, relisensi penambahan ruang lingkup, dan pelaksanaan sertifikasi.

Ditambahkan oleh Mangapul Matondang menerangkan sebuah Konsekuensi dari Keputusan Pemerintah, dalam hal ini BNSP, yang memberikan Lisensi kepada LSP Pers Indonesia untuk melaksanakan Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW), sehingga LSP Pers Indonesia mendirikan  Tempat Uji Kompetensi (TUK). Untuk pertama kali di Indonesia, LSP Pers Indonesia bekerjasama dengan Universitas untuk mendirikan TUK, yakni dengan Universitas Batam (UNIBA)

“Kegiatan Sertifikasi Kompetensi Wartawan pertama yang diadakan di Indonesia dan suatu kebanggaan untuk saya pribadi dan tim LSP Pers Indonesia yang mana kegiatan ini dilaksanakan di KEPRI dan akan menjadi wilayah percontohan bagi wilayah-wilayah lain yang akan mengadakan kegiatan SKW,” terang Matondang.

Ia juga menjelaskan kegiatan SKW ini bertujuan untuk mengembangkan tenaga kerja professional di bidang jurnalistik yang handal, dengan penerapan Skema baku dan ter verifikasi BNSP, dalam pelaksanaan sertifikasi yang dipercaya baik secara Nasional maupun Internasional.

“Menyediakan perangkat standarisasi bagi kompetensi wartawan Indonesia, khususnya yang terkait dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang harus dimiliki oleh seorang wartawan dalam melaksanakan fungsinya,” ungkapnya

Matondang berharap dengan adanya kegiatan SKW yang dilaksanakan di UNIBA sebagai Tempat Uji Kompetensi dapat memberikan sumbangsih terhadap Tri Darma perguruan tinggi yakni Pendidikan, penelitian, dan pengabdian.

“Dan sertifikasi kompetensi wartawan ini dapat menjadi motivasi bagi para jurnalis Indonesia, khususnya di Kepulauan Riau untuk terus mengembangkan dirinya agar lebih kompeten, berintegritas dan bermartabat sesuai dengan kode etik jurnalis,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor Universitas Batam, Prof.Dr.Ir. Chablullah Wibisono, M.M,, Wakil Rektor 1, Dr.Elli Widia, S.Pd., M.M.Pd, Wakil Rektor 2,Dr. Angelina E. Rumengan, s.Kom.,MMSi, Wakil Rektor 3, Dr.Dra. Hj. Laily Wasliatin S.H., M.Hum., Wakil Rektor 4 Bidang Kerja sama, Dr.Mohamad Gita Indrawan, S.T., M.M., Kepala Tempat Uji Kompetensi Sekaligus bidang humas Universitas Batam, Dr.Drs I Wayan Catrayasa, M.M., beserta beberapa Civitas Akademis, Ketua DPD SPRI dan sekaligus Ketua Pelaksana Sholikin, Ketua DPC SPRI Allan Suharsad, Asesor LPS Pers Indonesia Mangapul Matondang beserta rombongan. @red/gtt.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here