Pelanggar Area Pedestrian, Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Duduk Manis

0
7
Ilustrasi

Panjinasional.net, Pasuruan Kota – Sepertinya masih banyak pelanggaran lalu lintas yang ada di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, sedangkan dari petugas lalu lintas dan Dinas Perhubungan saat ini diam diam saja, seperti dalam gambar pemandangan  dengan kasat mata selasa 7 September 2021 14.00 wib.

Dari hasil pantauan awak media di lapangan, saat akan menemui manager Rumah Sakit Graha  Medika Sehat menemui jalan buntu, dengan alasan lagi tugas luar semua, yang disampaikan oleh Security yang sekaligus sambil menjaga parkiran di lokasi tersebut.

” Luky”, selaku kepala Dinas Perhubungan Kota Pasuruan saat di klarifikasi awak media dikantornya,  ia mengarahkan untuk menemui  Kasi Aiba, bagian penindakan dan  setelah Aiba di klarifikasi awak media terkait surat tembusan Andal lalin dari Rumah Sakit Graha Medika Sehat, bahwa dia menjawab tidak diberi surat tembusan dan itu urusan kementrian perhubungan.

Diduga, oknum Dinas Perhubungan kota Pasuruan bermain mata dengan banyaknya bangunan yang melanggar Andal lalin di kota pasuruan. Aiba, menjelaskan meski sudah saya pasang rambu rambu di bahu jalan provinsi, saya tidak ikut campur tangan, kalau di jalan Provinsi adalan wewenang tugas Kepolisian Polres Kota Pasuruan meski di wilayah Pasuruan Kota, ungkapnya.

Sedangkan dari pihak Lalu lintas maupun Dinas Perhubungan sepertinya tidak ada teguran sampai berita ini di unggah terkait adanya dugaan pelanggaran tersebut. yang seharusnya area pedestrian hanya untuk pejalan kaki.

Nampak masih banyak warga yang belum mengindahkan peraturan berlalu lintas dengan parkir se enaknya di kawasan pedestrian, padahal pelanggaran yang di lakukan tidak hanya membahayakan namun juga melanggar hak pejalan kaki.

Dalam pantauan tim investigasi www.panjinasional.net, kendaraan yang parkir di atas area pedestrian merupakan kendaraan pribadi roda 2 dan roda 4 yang melanggar undang undang nomor 22  tahun 2009 tentang hak pejalan kaki. 

Pihak Dinas Perhubungan Kota Pasuruan saat di klarifikasi terkait kepemilikan surat Andal lalin yang diduga melanggar tidak mau menunjukkan harus melalui pimpinan semua kata Aiba, selaku kasi penindakan Andal lalin Kota Pasuruan.(Tatak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here