SATGAS BKC Ilegal, Bergerak dan Menyiisir Peredaran Rokok Ilegal di Madura

0
5
Satgas BKC ilegal aaat mengadakan operasi untuk pemberantasan rokok ilegal

PAMEKASAN, PANJINASIONAL.NET  – Satuan Tugas Barang Kena Cukai atau BKC Ilegal Kabupaten Pamekasan Jawa timur, mulai menyisir toko, pasar maupun pabrik rokok dalam memberantas peredaran rokok ilegal.

Personil gabungan satuan BKC yang terdiri dari 6 tim dari Bea Cukai Madura, Pemerintah Kabupaten, Polri-TNI dan Pol PP setempat mulai bergerak dari tanggal 20 Agustus 2021 kemarin hingga akhir Desember tahun ini. 

Secara teknis gerakan Satgas tersebut sudah terjadwal untuk setia melakukan operasi gabungan. Meski begitu setiap Tim Satgas harus tetap mengedepankan edukasi cukai rokok lokal.

Untuk menjangkau dan menyadarkan dampak negatif dari rokok ilegal maka operasi dilancarkan pada diberbagai lapisan. Baik dari tatanan produsen hingga pedagang serta masyarakat konsumen di Bumi Gerbang Salam.

Menurut, Zainul Arifin Perwakilan Bea Cukai Madura saat acara silaturahmi bersama Iwo Pamekasan, pihaknya mengakui ada anggapan yang beredar dalam di masyarakat awam. Khususnya, keberadaan rokok ilegal itu bisa menguntungkan mereka, namun hanya dalam pandangan jangka pendek.

Namun jika dilihat jauh kedepan, maka keberadaan rokok ilegal untuk jangka panjang, bisa merugikan bagi masyarakat. Pasalnya, akan berpengaruh pada pemanfaatan dan pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau atau DBHCHT yang seharusnya bisa bermanfaat untuk masyarakat. “Sebab, anggaran DBHCHT yang didapatkan akan lebih bermanfaat bagi pembangunan daerah, kesejahteraan masyarakat dan fasilitas kesehatan setempat,” ungkapnya, Jum’at (3/9/2021).

Zainul Arifin menjelaskan, nilainya pun akan besar jika banyak rokok yang sudah bercukai di suatu daerah. Oleh karenanya, sebagai upaya peningkatan kesadaran masyarakat pada cukai, maka Satgas akan dijalankan, hingga akhir tahun. “Kami akan terus jalan ke tempat dan pasar di semua kecamatan dengan merata, agar optimal di lapangan,” katanya.

Sehingga, berbagai fungsi dan tugas yang di emban Satgas bukan hanya pada penegakan hukum semata. Namun juga ketika di lapangan, tim gabungan mengambil data dan memetakan tempat yang butuh edukasi lebih lanjut sesuai kajian dari tim bersama. “Ya, memang agak seram dengan nama Satgas apalagi ada unsur TNI-Polri di dalamnya, tetapi tim mengedepankan edukasi manfaat cukai bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adv). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here