Sidang Perdana, Eks Bupati Nganjuk, Terancam 20 Tahun Penjara

0
24
Novi Rahman Hidayat Mantan Bupati Nganjuk saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya secara virtual

Surabaya, Panjinasional.net – Eks Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat telah menjalani sidang perdana secara virtual di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), didakwa atas perkara jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Nganjuk.

Jaksa Penuntut Umum Andie Wicaksono dalam dakwaannya menyebutkan, terdakwa Novi Rahman Hidayat sebagai penyelenggara negara atau tepatnya sebagai Bupati Nganjuk dalam masa jabatan tahun 2018-2023 didakwa telah menyalahgunakan jabatan dan kekuasaannya.

Novi Rahman Hidayat dianggap sengaja mendapatkan uang dengan simpah jabatan dan tidak melaksanakan kewajibannya sebagai Bupati Nganjuk dalam seleksi pengisian perangkat desa.

Menurut Andie, terdakwa tidak menerapkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.35-5901 Tahun 2018 tanggal 5 September 2018 tentang Pengangkatan Bupati Nganjuk Provinsi Jatim dan berita acara pengucapan sumpah Bupati Nganjuk 24 September 2018.

BACA JUGA: https://panjinasional.net/2021/07/08/berkas-p21-bupati-nganjuk-dan-6-tsk-segera-disidangkan/

Terdakwa juga tidak melaksanakan prinsip tata pemerintahan yang bersih dan baik. Yakni mengharap imbalan dari kepala desa (kades) melalui para camat yang ada di wilayahnya saat melaksanakan pengisian seleksi perangkat desa.@tim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here