Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan Bea Cukai Madura Bentuk Satgas BKC Ilegal Guna Lakukan Penegakan Hukum

0
18
Zainul Arifin, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura

PAMEKASAN, PANJINASIONAL.NET – Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Bagian Perekonomian Setdakab Pamekasan menggelar Bimbingan Teknis Operasi Bersama Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal atau BKC di wilayah hukumnya guna terus melaksanakan koordinasi penegakan hukum di Bumi Gerbang Salam.

Sebagai pelaksana operasi gabungan tersebut dibentuk Satuan Tugas atau Satgas BKC Ilegal yang terdiri dari beberapa unsur Bea cukai madura, TNI- Polri baik dari Kodim 0826 dan jajaran Polres Pamekasan serta unsur Polisi Pamong Praja sebagai penegak perda setempat.

Program penegakan hukum ini bisa bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2021. Bahkan, Rapat koordinasi ini sebagai cikal bakal gerakan Bea Cukai Madura dan Mitra yang akan dimulai pada 30 Agustus 2021.

Zainul Arifin, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura menyambut baik inisiatif Kepala Bagian Perekonomian Setdakab tersebut. Pasalnya itu melanjutkan komitmen bersama dalam program penegakan hukum secara konkrit.

Pemkab Pamekasan juga telah memanfaatkan DBHCHT di bidang penegakan hukum. Salah satunya, dengan memberikan edukasi / sosialisasi kepada masyarakat tentang cukai. Serta melaksanakan operasi pemberantasan barang kena cukai ilegal termasuk pengumpulan informasi keberadaan rokok ilegal.

“Program penegakan hukum dalam DBHCHT ini menjadi salah satu strategi pemerintah dalam upaya melindungi masyarakat dari barang-barang berbahaya, utamanya rokok ilegal”, tegasnya. Kamis (26/08/2021). 

Sedangkan Kanit 1 Reskrimum Satreskrim Polres Pamekasan, Ipda Kadarisman mengatakan, pihaknya akan terus mendukung gerakan BKC Ilegal tersebut. Untuk itu secara khusus juga telah mengikuti program bimbingan teknis yang diikuti segenap unsur yang akan terlibat di lapangan.

“Kami mulai bergerak 30 Agustus 2021 dan bersama sama dengan unsur TNI dan Pol PP serta Bea Cukai Madura secara teknis,” ungkapnya. (adv). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here