PT. FREEPORT INDONESIA LAKUKAN VAKSIN BERTAHAP JELANG PEMBANGUNAN FISIK SMELTER DI JIIPE

0
46
Presdir PT. Freeport Indonesia Tony Wenas saat meninjau peserta Vaksin di Projeck Smelter Jiipe Manyar Gresik, Jumat(13/8/21)
Presdir PT. Freeport Indonesia Tony Wenas saat meninjau peserta Vaksin di Projeck Smelter Jiipe Manyar Gresik, Jumat(13/8/21)

GRESIK, www.panjinasional.net – PT. Freeport Indonesia (FI) melakukan vaksin gotong royong di kawasan di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Manyar. Pembukaan pelaksanaan vaksin tersebut dihadiri oleh Presiden Direktur Tony Wenas, Jumat (13/8/2021)

Pelaksanaan vaksin Gotong Royong secara bertahap dilakukan terhadap seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam pembangunan proyek pembangunan fisik pabrik Smelter PT. Freeport Indonesia (PTFI) pada Oktober 2021 mendatang.

Tony Wenas, Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia mengatakan jika proyek pembangunan pabrik smelter ini sempat terhenti pada awal adanya pandemi covid-19.

“proyek sempat terhenti saat awal wabah covid19 melanda dan diberlakukan PSBB oleh pemerintah, lantas ada isu jika kami tidak jadi membangun pabrik smelter disini, itu semua tidak benar. PT. Freeport Indonesia tidak pernah sama sekali untuk memindahkan pembangunan pabrik dari Gresik ke daerah lain. Proyek Smelter ini merupakan proyek yang ditungu – tunggu oleh banyak orang” kata Tony Wenas dalam sambutannya.

Tony menambahkan hingga saat ini progres yang telah dikerjakan mencapai 8% dan diperkirakan hingga akhir tahun 2021 bisa tercapai 10%. Dan awal oktober 2021 ini akan dilakukan pembangunan fisik yang diperkirakan akan menyerap tenaga kerja hingga 40.000 orang.

“konstruksi awal tidak bisa dilakukan jika para tenaga kerja tidak divaksin, karena nanti sangat banyak sekali tenaga kerja yang terlibat didalamnya, maka semua harus sudah melakukan vaksin. Untuk itu kita lakukan vaksin secara bertahap” ungkap Tony.

Hingga saat ini pekerjaan yang telah dilakukan dilapangan telah dilakukan streping setelah sebelumnya dilakukan dimatangkan dulu, agar masuk ke elevasi final setelah itu secara parcial dan permanen akan dilakukan pemancangan permanen diikuti dengan pondasi dan seterusnya. Sehingga tahun ini kegiatan pemancangan permanen akan cukup masif yang melibatkan banyak tenaga kerja.

Smelter tembaga yang dibangun di Kawasan JIIPE ini nantinya diperkirakan berkapasitas produksi 1,3 juta ton per tahun. Pembangunan direncanakan akan selesai pada awal tahun 2024 jika tahun ini dimulai dan berjalan lancar.

Investasi pembangunan Smelter tersebut dibangun dengan total anggaran 3 Milyar Dollar sementara hingga saat ini sudah menelan dana sekitar 350 juta  dollar, termasuk nantinya akan di bangun Precious Metal Refinery (PMR) yakni pengolahan lumpur anoda sebagai side produk dari tembaganya. Jadi akan mengola emas dan perak pada proses tersebut. (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here