Kasi Survei Dan Pemetaan: Tidak Ada Terbit Peta Bidang 2 X Untuk Objek Yang Sama

0
132

Panjinasional Gresik – Lagi-lagi kantor pertanahan kabupaten Gresik menjadi bulan-bulanan salah satu media online yang memuat berita tanpa konfirmasi terlebih dahulu,  diberitakan bahwa kantor yang mengurus sertifikat tanah tersebut menerbitkan peta bidang 2 di satu objek yang sama.

Seperti diberitakan oleh media online itu bahwa salah satu warga desa Manyarrejo kecamatan Manyar Kabupaten Gresik menilai kantor pertanahan kabupaten Gresik lambat dalam pengurusan ( 5 tahun ) dari tahun 2016 hingga sekarang.

“Tidak benar itu,peta bidang 2 itu masing-masing dan keduanya sudah terdaftar, ada NIB nya masing-masing,yang 1 dengan no 2836 dan yang 1 nya lagi 2368, yang sebelah barat dulunya atas nama Zainul Arifin, yang jelas ini peta bidang berbeda,beda objek , beda nama pemilik dan tentu saja beda luasnya, kemudian ada PIJB ( Perjanjian Ikatan Jual Beli ) dengan Sueb Abdulah, dan peta bidang yang satunya atas nama Suharsono, jadi tidak ada peta bidang double ” panjang lebar jelas Kuntarto, Kepala Seksi Survei & Pemetaan  Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik saat diwawancarai oleh wartawan Panjinasional Senin 2/8/21, sambil memperlihatkan peta bidang yang bersangkutan.

Objek tanah yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Ports Estate (KEK JIIPE),Desa Manyarrejo Kecamatan Manyar tersebut memang sudah diterbitkan Peta Bidang oleh kantor pertanahan kabupaten Gresik sekitar tahun 2016.

” Pada saat pengukuran saya minta dihadirkan pihak-pihak yang berkepentingan, yang waktu itu masih atas nama petani Zainul Arifin dan hadir juga Sueb Abdulah sebagai calon pembeli” tambah Arip salah satu petugas ukur kantor pertanahan kabupaten Gresik.

“Kalau peta bidang sudah selesai, tinggal tahap konversi yaitu tahap lanjutan dari proses peta bidang k sertifikat, nah itu kendalanya apa adalah kewenangan dari pihak panitia A untuk mengecek kebenaran data yang ada di desa dengan yang diserahkan pemohon kepada kantor BPN, memenuhi syarat atau tidaknya untuk dilanjutkan ke proses pengumuman” ujar salah satu pejabat kantor pertanahan kabupaten Gresik yang biasa disapa pak kun secara panjang lebar.

Bagaimana prose setelah peta bidang ?

” Nah..begini kalau peta bidang sudah selesai, pemohon mengajukan lagi proses yang namanya konversi / sertifikasi, prosesnya kita mengadakan panitia A ke lapangan, disitu kita akan memperoleh informasi dari kepala desa selaku anggota panitia A, setelah kita cocokkan itu ada ketidaksamaan menurut panitia A yang diketuai oleh pak agus, antara yang dilampirkan pemohon dengan fakta yang ada di desa, untuk itu kepala desa belum bersedia menandatangani hasil berita acara panitia A tersebut ” ujar Muslim  selaku kepala seksi penetapan hak dan pendaftaran kantor pertanahan kabupaten Gresik menerangkan.

“Nah ini harus diluruskan dulu, nanti jika memang ada persyaratan yang menurut kepala Desa harus direvisi atau diperbaiki, ya itu tergantung kepala desa yang mempunyai kewenangan terhadap buku C Desa , karena kita hanya bertugas memproses permohonan yang datanya sesuai dengan berkas yang diberikan kepada kami sesuai dengan data yang ada di desa , sebenarnya, jika datanya lengkap dan sesuai kita proses ke pengumuman selama 60 hari kerja..dan setelah itu proses sertifikasi pengesahan dan pencetakan sertipikat selesai” jelas Abah Muslim, sapaan akrabnya secara panjang lebar.

“Oh iya , tidak benar jika pemohon datang tidak dilayani oleh pegawai BPN, waktu kemarin itu sekitar tgl 16 Juli pak Toto kuasanya pak Zainul ke kantor saya temuin kok, menanyakan peta bidang dan waktu itu karena saya harus menanyakan ke kasi-kasi terkait dulu, maka saya meminta no kontak yang bisa dihubungi ” ujar Haidar selaku pegawai yang berada di seksinya penetapan hak dan pendaftaran kantor pertanahan Gresik menambahkan.

Menanggapi Sertifikat yang tak kunjung selesai karena terkesan masih ada masalah intern, antara kepala desa Manyarrejo dengan Sueb Abdulah, ini mungkin pihak kantor pertanahan Gresik akan mengadaptasi Audensi dengan pihak-pihak terkait.

Sementara pihak Zainul Arifin maupun Sueb Abdulah sampai berita ini ditayangkan belum berhasil dikonfirmasi.,(bersambung) @Ernie.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here