Masuk Kantor Pertanahan Gresik Harus Ada Test Sweb Antigen

0
55

Panjinasional Gresik – Sejak adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat level 4 sampai 2 Agustus 2021, berdampak luas pada perkantoran baik Swasta maupun pemerintahan,tidak terkecuali di kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Gresik.

Terlihat saat memasuki  kantor yang berada di Jl. DR. Wahidin Sudiro Husodo No.234, Kembangan, Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu setiap pemohon atau pengunjung harus menunjukan surat keterangan Uji Sweb Test Antigen yang masih berlaku dangan hasil negatif, apabila tidak memiliki surat tersebut maka petugas keamanan / satpam yang berada di Garda terdepan kantor tersebut dengan hormat dan sopan tidak memperbolehkan pengunjung masuk. Selasa 27/7/21.

Hal itu disampaikan oleh Chandra, Kasubag Tata Usaha kantor pertanahan kabupaten Gresik, saat diwawancarai wartawan, diberlakukannya setiap pemohon atau pengunjung harus menunjukkan surat keterangan uji sweb test antigen yang masih berlaku dangan hasil negative, dan penyesuaian sistem kerja ASN dilingkup BPN, menindaklanjuti surat edaran dari KemenPAN dan sekjen.

“Hal itu dilakukan untuk mengurangi dan mencegah penyebaran wabah pandemi virus Corona, ini tidak berlaku semata-mata di BPN Gresik saja, akan tetapi berlaku di seluruh Indonesia,” ujarnya. Selasa 27 Juli 2021.

Chandra juga menyampaikan bahwa  penyesuaian sistem kerja ASN di lingkup BPN itu hanya 25 persen yang WFO (Work From Office) Sedangkan yang 75 WFH ( Work From Home ).

” Namun perintah dari pusat tetap kita harus melayani masyarakat ditengah pandemi ini dengan menggunakan fasilitas kami secara online,ada Landep bagi yang bisa online atau kalau harus fisiknya yang datang kami siapkan Dropbox, jadi berkas permohonan di simpan di Dropbox, pemohon / kuasa bisa mencantumkan nomor telpon yang bisa dihubungi” tambah Chandra lagi panjang lebar.

BPN juga menerapkan pelayanan sistem elektronik. Karyawan yang datang bekerja di kantor pertanahan tersebut memang hanya sedikit saja tidak sama seperti hari biasa sebelum pandemi.

“Kami mematuhi perintah pusat saja, jadi bukan hanya pengunjung yang harus negatif tapi pegawai kami pun yang melayani harus negatif pula, namun kendati ada surat edaran dari MenPAN dan Sekjen, pelayanan tetap berjalan walau dengan keterbatasan, kami mengimbau bagi seluruh pemohon dan pengunjung agar patuhi peraturan yang sudah ditetapkan,” pungkasnya..@ernie

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here