LBH Malang Apresiasi Pemdes Pesanggrahan Dalam Memediasi Permasalahan Warganya

0
24

Panjinasional, Kota Batu : LBH Malang mengapresiasi langka dari Pemerintah desa Pesanggrahan yang selalu peduli terhadap permasalahan yang terjadi di warganya.

Seperti mediasi terkait permasalahan antar warga desa Pesanggrahan yang terjadi saat ini, yaitu permasalahan penggagalan jual beli sepihak.

Ketua LBH Malang Andi Rahmanto SH usai mediasi bersama kepala desa Pesanggrahan Imam Wahyudi bersama pihak penjual dan pembeli di kantor desa Pesanggrahan menjelaskan permasalahan ini bermula saat kliennya hendak membeli tanah seluas 966 meter yang berada di dusun Binangun desa Bumiaji kota Batu dengan kesepakatan jual beli sebesar 350 juta rupiah. Rabu ( 21/7/2021 ).

Namun, tanpa alasan yang tidak jelas tiba-tiba pihak penjual menggagalkan akad jual beli tanah tersebut, padahal kliennya selaku pembeli sudah membayar uang tanda jadi beli (DP) kepada penjual sebesar 30 juta.

” Perlu di ketahui apabila akan menjual tanah atau obyek tidak bergerak harus ada pemahaman ilmu di dalamnya karena terkait jual beli tanah itu juga tertuang di KUHPerdata juga pokok hukum Agraria.

Dengan kata lain harus memahami apakah pihaknya ( penjual ) ini patut secara hukum apa tidak. Seperti dalam permasalahan yang terjadi antara warga desa Pesanggrahan ini.

Pihak penjual belum menyelesaikan kepengurusan surat-surat tanah yang akan di jual secara legal, tapi sudah berani menjual.

Pihak penjual juga menggagalkan sepihak sehingga pihak pembeli merasa keberatan karena sudah membayarkan uang tanda jadi (DP) sebesar 30 juta.

Dengan demikian timbul dugaan pelanggaran sebuah pidana. Namun kami tidak melangkah jauh seperti apa pidananya karena permasalahan ini sudah di mediasi dengan pemdes Pesanggrahan. Hasil mediasi ini, para pihak menunggu kurang lebih dua hari “. jelasnya.

LBH Malang berterima kasih kepada pemdes Pesanggrahan karena sudah meluangkan waktunya untuk memediasi permaslahan yang terjadi di warganya.

” Sebenarnya permaslahan ini tidak ada sangkut pautnya dengan pihak pemdes Pesanggrahan namun pak kades Imam Wahyudi berkenan meluangkan waktunya untuk memediasi permasalahan warganya dengan harapan agar warga desa Pesanggrahan ini jadi ayem tentrem yang awalnya sempat terjadi miss komunikasi bisa di selesaikan di tingkat desa. 

Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Pemdes Pesanggrahan karena ini wujud restorasi justice. Karena saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya untuk menyelesaikan perkara di tingkat paling bawah, jangan sedikit-sedikit lapor ke kepolisian dan pengadilan, karena kapasitas di lembaga permasyarakatan ( lapas ) sudah overload namun permasalahan semakin banyak “. jelasnya.

Kepala desa Imam Wahyudi berharap dengan mediasi ini dapat menjadikan solusi dan titik temu antara penjual dan pembeli. ” Walaupun obyek tanah yang di jual berada di dusun Binangun desa Bimiaji namun pihak penjual dan pembeli adalah warga desa Pesanggrahan. Mudah-mudahan lewat mediasi ini permasalahan tersebut dapat di selesaikan secara kekeluargaan.

Karena masih ada dua hari yaitu pihak penjual untuk segera melengkapi surat-menyurat atas obyek tanah yang di jual sehingga pihak pembeli bisa segera melunasi pembayaran tanah tersebut.

Kami juga ucapkan terima kasih kepada LBH Malang yang mengambil jalur mediasi terkait penyelesaian permasalahan tersebut “. ucapnya. (Er).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here