Kejari Sampang Berjanji Akan Berikan Ruang Peliputan Insan Pers

0
91

Sampang Panjinasional.net – Kejaksaan Negeri sampang sudah memberikan peluang kepada semua insan pers terkait tentang publikasi, keterbukaan ini muncul dengan adanya pegiat pers menkonfirmasi tidak cepat di respon dengan baik.

Dari pegiat yang merasa kecewa dengan hasil konfirmasi yang tidak direspon dengan baik, dan membuat kecewa, akhirnya tidak menggagalkan niat untuk mengorek  lebih dalam sejauh mana keterbukaan yang ada di kejaksaan negeri Sampang.Selasa 6/7/21.

Abdul Azis Agus Priyanto,SH yang merupakan Aliansi masyarakat pecinta jurnalistik (AMPJ) sebagai korlap Audensi, mengirimkan  perihal surat Audensi yang di tujukan kepada Kejaksaan Negeri Sampang di respon dengan baik dan di berikan ruang untuk menyampaikan segala yang menjadi hambatan terkait publikasi.

Pihaknya menyampaikan beberapa hal diantaranya. Berkomitmen untuk akses informasi publik, dimana para pegiat butuh berita yang di sajikan akurat dan berimbang, dan pengawalan kasus yang di limpahkan di kejaksaan seperti SPDP itu tayang di webset atau CMS, sehingga kita kita tidak perlu hadir di kejaksaan.ucapnya.

Kepala kejaksaan Negeri sampang (kejari) menjawab semua yang menjadi topik permasalahan tentang publikasi, dengan menghadiri kasi tehnis antara kasi intel, maupun kasi pidum.

ia berjanji memberikan peluang kepada insan pers untuk menkofirmasi baik melalui telp pribadinya atau kasi tehnis yang lainnya.

Kalau kawan kawan mau meliput dan mencari informasi kita berikan informasi itu, Yang boleh di sampaikan dan boleh di publikasikan adalah hasil tahapan tahapan sampai sejauh mana penetapan tersangka, saksi yang di periksa, jumlah kerugian negara. Terkait SPDP yang tayang ke webset di pastikan 7 hari sesudah tahap penyidikan. tutur Imang Job Marsudi.

Sejumlah wartawan yang hadir Audensi di berikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, selain Korlap Abdul Azis, H.Yusup Ketua PWRI juga menambahkan, walaupun di masa pandemi pihaknya meminta kepada kasi intel untuk merespon baik secara whastsap atau daring (data bisa di kirim) kepada teman media hanya bisa mengirim data serta foto dan kalau tidak mengerti kita bisa konfirmasi lagi.

Pertanyaan ketiga. Juga di sampaikan oleh Adi, ia berharap dari kejaksaan itu sendiri tidak ada tebang pilih dalam memberikan informasi karena sering sekali terbuka untuk media khusus dan tertutup untuk media yang lain, sedang kita bertanya tidak ada jawaban, begitu media lain sudah naik. sehingga media yang tidak terlayani beritanya tidak laku, sedangkan kita butuh dan tidak ada tebang pilih dalam memberikan informasi.

Dari sekian pertanyaan, terjawab oleh Job Marsudi selaku Kajari Sampang, pihaknya tak akan tebang pilih media besar atau kecil itu sama, salah satunya sama sama juga memberikan informasi kepada masyarakat.

Dalam giat audensi yang di laksanakan oleh Aliansi masyarakat pecinta jurnalistik (AMPJ) di laksanakan dengan mematuhi protokol dan membatasi jumlah peserta yang hadir di Aula Kejaksaan Negeri Sampang (San/mal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here