Pengaduan HIPAKAD Atas Penambangan Yang Diduga Liar, Ke Polres Blitar

0
66

Panjinasional, Blitar – HIPAKAD (Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat) melalui kuasa hukumnya Wawan Andri A.W,S.H, MH membuat laporan / pengaduan masyarakat (Dumas) ke Polres Blitar Kota terkait maraknya penambang ilegal, Rabu (30/6/2021).

Bukti Surat Pengaduan HIPAKAD ke Polres Blitar

Dalam pengaduannya disebutkan banyak pertambangan ilegal yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan merugikan negara. Maka dibutuhkan penegakan hukum terhadap para penambang ilegal.

Termasuk juga Pertambangan rakyat, seperti pertambangan pasir tanpa izin sangat marak terjadi seperti yang kami temukan dilapangan berdasarkan bukti dan saksi terjadinya dugaan penambangan pasir ilegal di Desa Kedawung Kecamatan Ngleggok Kabupaten Blitar, sehingga berdampak pada kerusakan lingkungan.

Saat diwawancara usai menghadap Kapolres Kota Blitar Kuasa Hukum HIPAKAD Wawan menyampaikan ”Kita tadi sudah mengirimkan surat ke Kapolres, untuk pengaduan. Cuma patut disayangkan hari ini kita belum bisa menemui karena ada kegiatan lain.” jelas Wawan.

Ditanya soal isi pengaduan, Wawan Andri menjelaskan ”Karena fakta dilapangan banyak tambang ilegal jadi kita minta aparat penegak hukum menindak lanjuti, nanti kita bisa cari bagaimana solusinya. Yang jelas dampak penambangan itu sangat luar biasa bagi masyarakat disana termasuk jalan rusak kompensasi pun tidak ada.” tegas Wawan.

“Adapun lokasi penambangan ilegal adalah di Desa Kedawung dan banyak alat berat (bego) yang beroperasi disana” ujar Wawan menambahkan.

Sementara Sugeng Junianto Ketua HIPAKAD Kabupaten / Kota Blitar “Kami ingin meminta kepada Kapolres Kota Blitar khususnya wilayah hukumnya, untuk menindak lanjuti dumas kami terkait ilegal mining Desa Kedawung Kecamatan Ngleggok Kabupaten Blitar.Kami hanya ingin Polresta Blitar Promoter, Profesional Modern Terpercaya kami percaya itu.” ujarnya kepada media ini,@net.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here