PenMengaku Marinir Tonjok Wartawan Terus Kabur, AWDI Jatim Lakukan Pendampingan

0
57
Tanda panah yg diduga orang mengaku marinir habis tonjok korban langsung bergegas mas bus

Panjimasional, Sidoarjo – Sungguh sial apa yang sedang dialami oleh Pimpinan Redaksi Pena RakyatNews, tiba-tiba dihentikan rombongan bus dan beberapa orang turun dan memukul Hanri hingga mukanya berdarah, kabarnya terdapat oknum Marinir yang turut mengeroyoknya. 25/6/2021.

Humas AWDI Jatim turut melakukan pendampingan atas kasus pemukulan terhadap jurnalis

Menurut keterangan Hanri, berawal di saat pengendara motor Hanri berpapasan dengan Bus TN BERSATU JAYA W.7305.US yang memuat rombongan dari desa Durungbedug Candi Sidoarjo di pertigaan kawasan Candi.

Hanri menambahkan melihat posisi bus tidak dapat berbelok, Hanri sangsung berhenti dan memundurkan motornya, namun saat berpapasan dengan sopir bus bukannya berterima kasih, malah memberikan hadiah umpatan kalimat kotor terhadap Hanri dan tidak hanya itu, beberapa orang dalam bus yang mengaku anggota Marinir turun dengan beberapa orang mengeroyok dan memukul Hanri sampai babak belur.

Hal ini dibenarkan oleh tim kuasa hukum dari Hanri yang terdiri dari Prasetyohadi Prabowo,S.H.,M.H., Aditya Anugrah Purwanto,S.H., dan Kudus Surya Dharma,S.H. dalam keterangannya kepada awak media mereka akan mengawal kasus pengeroyokan ini sampai tuntas, pasalnya apa yang dilakukan oleh rombongan dan didalamnya terdapat pengakuan adanya oknum Marinir yang turut serta mengeroyok dan pastinya laporan akan kami sendirikan.

Kudus Surya Dharma juga menambahkan, dirinya juga meragukan proses awal mediasi antara pihaknya dengan rombongan bus dari Durungbeduk, namun karena tidak ada titik temu maka pihak Polresta Sidoarjo melanjutkan proses hukumnya. Nomor : LP/B/211/VI/2021SPKT/POLRESTA SIDOARJO/POLDA JAWA TIMUR.

“Kami sudah mengantisipasi terkait hasil visum dari RSUD Sidoarjo dengan memeriksa ulang di rumah sakit lain agar menjadi pembanding” ucap Surya.

Sementara menurut Samsul, S.H. selaku Direktur Utama PT Media Putra Pena sekaligus Pimpinan Umum di Media Pena Rakyat News yang hadir pada saat pemeriksaan di Polres Kota Sidoarjo menegaskan, bahwa pihak kepolisian harus serius menangani perkara pengeroyokan ini, hal ini agar menjadi pelajaran bagi semuanya bahwa etika dijalan raya walaupun dalam kondisi bagaimanapun juga harus tetap kepala dingin.

Menurut keterangan Humas AWDI Jatim Abd. Munif yang ikut mendampingi Korban Selain Tim  Pengacara Korban di Polresta Sidoarjo, luka sobek dibawah mata dan berdarah, selain berdarah juga ada lebam-lebam bekas pukulan mulai Pipi sebelah kiri dan benjolan di belakang telinga sebelah kiri ada luka lecet juga entah itu bekas Cakaran atau Pukulan. tim kuasa hukum korban masih menunggu hasil Visum dri RSUD Sidoarjo semalam sampai sekarang Korban pengeroyokan ini masih merasakan trauma dan mengalami   pusing-pusing juga nyeri diseluruh area kepalanya.

Terkait dengan dugaan keterlibatan anggota TNI, bila nantinya terbukti terlibat maka akan menyampaikan surat permohonan kepada Polresta Sidoarjo untuk dilimpahkan ke Pomal atau ke pihak yang berwenang dalam institusi TNI. sedangka AWDI Jatim akan turut mengawal kasus ini bersama tim kuasa hukumnya sampai sesesai,” pungkas Munif.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here