DPMPTSP-Naker Pamekasan Siapkan Program Pelatihan Keterampilan Linting Rokok Dari Anggaran DBHCHT

0
7
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker) kabupaten Pamekasan, Supriyanto,

Pamekasan. Panjinasional.net – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker) akan mengadakan pelatihan keterampilan linting rokok bagi 220 orang di kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker) Pamekasan, Supriyanto, bahwa nanti akan memberikan pelatihan melinting rokok untuk 220 orang yang asli dari Kabupaten Pamekasan.

“Pelatihan itu nantinya akan menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021. Rencana pelatihan ini digagas sebagai upaya meningkatkan profesionalitas kerja,” katanya ketika dikonfirmasi Bangsaonline. Kamis. (24/6/2021). 

Supriyanto menambahkan, rencana program tersebut nantinya dilaksanakan secara berkala dari 11 paket di bagi menjadi 20 orang, dengan masa pelatihannya 10 hari, jadi totalnya 220 orang peserta.

“Untuk total dana DBHCHT 2021 yang diterima instansinya sebesar Rp 839 juta. Semoga anggarannya cepat cair, sehingga program ini cepat terlaksana,” jelasnya. 

Selanjutnya ia menerangkan, bahwa nantinya dalam pelaksanaan pelatihan linting rokok tersebut akan digelar di berbagai perusahaan rokok yang sudah legal.

Dan peserta yang akan mengikuti pelatihan tersebut nanti bisa menghubungi langsung dari fasilitator yang sudah disiapkan dari Perusahaan Rokok (PR ) yang sudah ditentukan. 

“Nanti yang menyiapkan peserta semuanya itu dari perusahaan rokok yang tentunya sudah legal,” tegasnya. 

Mantan Kasubaghumas Pemkab Pamekasan tersebut menerangkan, nantinya untuk peserta yang sudah mengikuti pelatihan akan mendapatkan fasilitas berupa sertifikat, surat izin usaha berbentuk Online Single Submission (OSS). Selama mengikuti pelatihan kita sediakan konsumsi, uang transport, bahkan jaminan pekerjaan di perusahaan rokok legal yang berada di Pamekasan.

“Dengan adanya rencana ini Peserta yang sudah terlatih bisa memiliki skill dalam reproduksi rokok dari masing-masing PR sehingga bisa lebih lagi profesional dalam bekerja,”ujar Supriyanto. 

Supriyanto berharap dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan para pekerja PR di Pamekasan.

“Semoga nantinya para buruh PR di Kabupaten Pamekasan semakin meningkat dan juga akan tercipta keterampilan yang bagus dalam berinovasi,” pungkasnya. (Adv). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here