Masa Rusak Pagar Jembatan Suramadu, Polisi: Akan Diproses Hukum

0
112
Gambar ilustrasi saat masa merusak pagar jembatan suramadu sisi surabaya

Panjinasional. Surabaya – Rekaman video perusakan pagar pembatas yang dilakukan masa sekelompok pengendara di pos penyekatan Suramadu sisi Surabaya, viral di media sosial.

Terlihat dalam salah satu penggalan video yang berdurasi 27 detik, sekelompok massa menggunakan helm merobohkan pagar pembatas jalur sepeda motor dan mobil.

Dalam penggalan video lainnya yang direkam oleh pengendara roda empat memperlihatkan aktivitas massa yang juga merobohkan pagar pembatas Suramadu di lokasi yang berbeda.dikutip dari kompas.

Perekam juga menjelaskan bahwa pagar dalam kondisi sudah rusak semua. Tampak pula pengendara roda dua menggotong kendaraannya untuk melewati trotoar pembatas. “Joh rusak kabbi, adek rosak kabbi, (habis sudah rusak semua),” cetus perekam.

Video-video tersebut juga beredar viral di media sosial seperti Facebook serta di grup WhatsApp.

Penjelasan Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Eko Adi Wibowo membenarkan adanya video viral tersebut.

Adapun, aktivitas perusakan yang dilakukan para pengendara dilakukan Selasa (22/6)/2021) sekitar pukul 03.30 WIB dini hari. sedang perusakan pagar tersebut dilakukan saat petugas kepolisian lelah dan sebagian hendak menunaikan shalat Subuh.

“Kejadiannya pas adzan Subuh anggota kami sedang persiapan shalat, Saya di atas pos lalulintas itu saya merekam juga,” kata Eko saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Selasa (22/6/2021).

Tatkala sedang mempersiapkan ibadah salat Subuh, hanya ada beberapa petugas maka sekelompok pengendara semakin brutal dan merobohkan beberapa pagar. “Kemarin ada sebagaian anggota dan saya, lainnya patroli dari seharian dan enggak pulang dua hari,” terang Eko.

Kasatlantas Eko menjelaskan, beberapa pagar yang dirusak di sisi Surabaya tersebut ada tiga titik, yaitu pembatas jalur lambat sisi barat, titik tengah pembatas dari lawan arah dan pembatas yang akan masuk jalan ke Tambak Wedi.

“Itu jalur lambat mau masuk Surabaya juga dirobohkan untuk dibuat jalan,  juga pagar dari arah Surabaya-Madura juga dirobohkan, yang satunya pagar yang bisa lewat ke jur Tambak Wedi. Jadi merobohkan 3 pagar itu,” tambah Eko.

Eko sebelumnya telah menduga pagar akan dirusak, sehingga dia kerap menugaskan anggota lainnya untuk berjaga. Akhirnya pagar tetap dirusak sekelompok orang. “Memang berusaha dirobohkan tapi enggak jadi karena ada petugas. Diambilah waktu kita sholat Subuh.” cetus dia.

Atas insiden tersebut, pihak kepolisian Polres Tanjung Perak telah menelusuri dan mencari identitas pelakunya. “Sudah ditangani tinggal tunggu saja, sudah ada anggota preman yang kita lacak, tetap ini akan diproses secara hukum,” kata dia.

Maka Eko mengimbau kepada para pengendara dari arah Madura, khususnya Bangkalan agar memaksimalkan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM). Kebijakan tersebut sudah diberlakukan sejak kemarin.

“Imbauan saya kan sudah ada keputusan bersama dari pemkab dan Pemprov Jatim, mengeluarkan SIKM sejak kemarin berlaku untuk pegawai karyawan, PNS pedagang yang setiap hari keluar masuk. Bisa minta ke kecamatan masing-masing dan ini berlaku hingga 7 hari,” katanya.@red.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here