Demo Aksi, Warga Tanjung Pademawu Tuntut BPD di Bubarkan Karena Sarat Kepentingan

0
15
Tokoh dan pemuda Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, melakukan aksi demonstrasi ke Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)

Panjinasional, Pamekasan – Tokoh dan pemuda Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, melakukan aksi demonstrasi ke Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) di jalan Jokotole, Selasa (22/6/2021).

Dalam aksinya, mereka meminta Kepala DPMD Pamekasan Ach Faisol menggugurkan keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanjung.

Mereka menilai pelantikan Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Tanjung, pada 3 Juni 2021, oleh Camat Pademawu Ahmad Farid, sarat kepentingan.

“Rombak dan bentuk ulang P2KD Tanjung dengan membatalkan SK (Surat Keputusan) P2KD karena telah cacat prosedur hukumnya,” kata Moh. Rohim korlap aksi pemuda Desa Tanjung. 

Menurutnya, P2KD yang telah dilantik, melabrak peraturan tahap pembentukan P2KD yang tertuang dalam Draf Peraturan Bupati No 1 tahun 2019 Pasal 1 poin 13.

Sebab, tanggal 1 Juni 2021 kemaren, BPD mengadakan rapat P2KD. Akan tetapi, sebelum adanya rapat Ketua BPD mengambil langkah dengan menyebar undangan terlebih dahulu sebelum rapat bersama anggota BPD.

“Maka dari itu, kami juga menuntut pecat Ketua BPD Tanjung karena sudah menciderai demokrasi,” Koarnya. 

Selan itu, Rohim juga meminta Pilkades Tanjung ditunda. “Dengan mempertimbangkan asas keadilan, yakni luber, jurdil, transparan dan akuntabel serta meminimalisir akan semakin meluasnya konflik di tengah-tengah masyarakat khususnya masyarakat Desa Tanjung,” tuntutnya. 

Selanjutnya setelah demo, tokoh dan pemuda Desa Tanjung melakukan mediasi dalam menuntut pembubaran P2KD kepada Kepala DPMD Pamekasan. Ach. Faisol. 

Namun mediasi yang terjadi di Ruang Kantor DPMD Pamekasan bersama Kepala DPMD Pamekasan Ach Faisol tidak membuahkan hasil. 

Intinya dalam pembahasan bersama dinas, DPMD memasrahkan persoalan P2KD ke BPD Tanjung. Untuk itu kami akan mengadakan demo lagi ke Bupati Pamekasan. 

“Kami akan demo ke Bupati Pamekasan untuk menuntut Ketua BPD dirombak dan P2KD dibubarkan,” kata Moh Rohim, setelah dalam forum mediasi gagal total. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan Ach Faisol mengatakan bahwa yang berhak merombak dan membubarkan P2KD itu BPD setempat.

“Sudah saya jelaskan tadi di dalam forum, kalo itu hak BPD,” jelas Ach Faisol kepada awak media usai lobi-lobi dengan perwakilan massa aksi dari Desa Tanjung Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. (Put)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here