Ketua AWDI Jatim: Hujat Pembunuhan Pemred lassernewstoday.com Usut Tuntas Siapa Dalangnya

0
41
Kiri: Marasalem Harahap alias Marsal meninggal dunia usia ditembak oleh OTK di Siantar. (Ist) Kanan: Gatot Irawan Ketua AWDI Jatim

Panjinasional – Bagaimanapun perbuatan menghilangkan nyawa orang atau aksi pembunuhan adalah pelanggaran hukum berat, apalagi hal tersebut sudah direncanakan.

Jurnalis Mara Salem Harahap alias Marsal Harahap, yang juga sebagai Pemimpin Redaksi lassernewstoday.com menjadi korban yang ditemukan tewas dengan luka tembakan ditubuhnya.

“Aksi pembunuhan brutal Itu merupakan perbuatan terkutuk, harus diusut hingga tuntas, siapa pelakunya dan siapa dalangnya. Sebab tidak mungkin tidak ada dalangnya”. Ujar Gatot Irawan Ketua DPW AWDI Jawa Timur.

Marsal Harahap adalah korban penembakan yang ditemukan tewas bersimbah darah didalam mobil yang dikendarainya, pada Sabtu dinihari, 19 Juni 2021. Lokasi tempat ditemukannya mobil korban tersebut, tidak jauh dari rumah Marsal, di Huta VII, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. 

Jenazah korban telah dibawa ke  Rumah Sakit Bhayangkara Medan, untuk dilakukan otopsi Pada Sabtu dinihari, pukul 02.00 WIB. Pastinya dari hasil otopsi dirangkum hasil investigasi kepolsian tentu dengan harapan sudah menemukan titik terang, siapa pelakunya agar segera ada tindakan, dan diharapkan sudah mengarah pada siapa dalangnya, tambah Gatot yang juga Pemimpin Redaksi Media Panjinasional.

Walaupun adanya catatan tentang korban dengan media yang dipimpinnya, lassernewstoday, selama ini cukup kritis memberitakan isu sensitif diwilayah tersebut. Diantaranya mempublikasikan berita terkait dugaan penyelewengan di PTPN yang melibatkan pejabat di wilayah tersebut. Juga memberitakan peredaran narkoba dan judi di Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun, serta maraknya bisnis hiburan malam yang diduga melanggar aturan. Hal itu adalah memang tugas jurnalis sebagai kontrol yang membuktikan fakta, data dan sumber sebagaimana dilindungi UU Pers.

Maka tindakan kriminal yang menewaskan korban, itu merupakan bentuk kekerasan dan kejahatan terhadap jurnalis dan mengancam kebebasan pers di Indonesia.

Disela-sela acara Raker AWDI Jatim 19 juni 2021 di Pacet Mojokerto Gatot melontarkan stetmen adanya kejadian pembunuhan ini adalah kejahatan berat, jadi atasnama AWDI Jatim  menyatakan sikap: 

Mengecam keras terjadinya pembunuhan terhadap Marsal Harahap, Pimpinan Redaksi lassernewstoday.com di Sumatera Utara.

Mendesak Aparat Kepolisian khususnya Kapolda Sumatera Utara dan jajarannya agar segera mengusut tuntas, menangkap pelakunya dan mengungkap motiv penembakan hingga siapa dalang dibalik peristiwa itu.

Mengajak kawan-kawan Jurnalis untuk membabtu melakukan investigasi tentang kaitan peristiwa penembakan dengan aktifitas jurnalistik yang dilakukan oleh korban. Guna membantu penyelidikan kepolisian agar secepatnya terungkap siapa pelakunya.

Kepada semua pihak untuk menghargai kerja-kerja jurnalistik dan menghormati kebebasan pers di Indonesia. Jurnalis dalam menjalankan tugasnya dilindungi oleh undang-undang. Pasal 8 UU Pers No. 40 tahun 1999.

Kepada semua pihak, agar menghormati kebebebasan pers, jika ada pihak yang merasa tidak puas atau merasa dirugikan akibat pemberitaan, hendaknya menggunakan hak jawab dan koreksi sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 poin 11 Undang-Undang No 40 tahun 1999 yang berbunyi, “Hak jawab adalah hak seseorang atau kelompok untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berita fakta yang merugikan nama baiknya.”..@red/humas AWDI Jatim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here