Aliansi Madura Bersatu Demo Aksi Damai di Balai Kota Surabaya

0
69

Surabaya, www.panjinasional.net — Penyekatan di dua sisi Suramadu atas kebijakan pemerintah kota Surabaya dalam menanggulangi lonjakan kasus covid-19 berdampak pada perekonomian di Madura khususnya Bangkalan.

Adanya penyekatan tersebut menimbulkan persepsi kurang baik di kalangan masyarakat Madura, Di antaranya adalah dugaan diskriminasi terhadap masyarakat Madura khususnya di Bangkalan sebagai sentral lonjakan covid-19.

Hal itu menimbulkan polemic, akhirnya masyarakat Madura yang tergabung dalam Aliansi Madura Bersatu mengadakan aksi damai di depan Balaikota Surabaya. Senin, 21/06/2021.

Aksi damai tersebut melayangkan beberapa tuntutan terkait penyekatan dan tes swab antigen. Salah satu pokoknya, masyarakat Madura menginginkan penyekatan segera dihentikan.

Ditemui Walikota Surabaya, Eri Cahyadi koordinator lapangan Aliansi Madura Bersatu, Nasaruddin menyatakan, pihaknya meminta untuk tes swab dihentikan, karena akibat dari itu, ada beberapa warga yang hidungnya infeksi.

“Dalam 3X24 jam kami memohon agar penyekatan dan tes swab dihentikan, demi kebaikan semuanya,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Eri Cahyadi, menjelaskan, penyekatan tersebut bukan wewenang walikota, namun menjadi kewenangan Gubernur, pihaknya hanyalah pelaksana dari kebijakan Gubernur begitu pula Bupati Bangkalan.

Namun demikian, masih kata orang nomor Satu Surabaya, pihaknya akan membantu agar apa yang menjadi tuntutan masyarakat Madura bisa terealisasi. Kemudian Eri Cahyadi sepakat dengan yang dikatakan oleh Aliansi Madura Bersatu bahwa tes swab tidak harus dilakukan di jalan utama, terlebih di akses jembatan Suramadu.

“Jadi untuk selanjutnya, tes swab bisa dilakukan di Desa dan tidak perlu di jalan utama, dan ini sudah kita ajukan ke Gubernur dan Satgas covid-19, dan masyarakat bisa melakukan pengawasan juga,” ujar Eri.

Terkait Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM), yang dikeluarkan oleh Satgas covid-19, itu dilakukan agar siapapun yang sudah memiliki SIKM, mereka bisa masuk ke Surabaya tanpa tes swab lagi. (Bang-tim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here