GERAK CEPAT PENGENDALIAN DBD OLEH DINAS KESEHATAN PUSKESMAS BENOWO

0
149
Dr Jo..pak camat dgn dr Jo kepala puskesmas benowo

Panjinasional – Surabaya : Dalam mengantisipasi meluasnya penyebaran virus dengue yang ditularkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti sebagai penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Dinas Kesehatan Puskesmas Benowo, para kader bumantik dan bersama 3 pilar Kecamatan Pakal telah berupaya melakukan kegiatan pengendalian pencegahan DBD dengan melakukan kegiatan : Penyuluhan dan sosialisasi DBD di masyarakat. Gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan 3 M,
Dinas kesehatan puskesmas Benowo selalu Koordinasi lintas program dan lintas sector terhadap para kader bumantik.

Dr Jo sedang priksa jentik di rumah warga Pakal

oleh karena itu pada hari Jum’at( 12/06/21) lalu, melaksanakan gerak cepat pengendalian pencegahan DBD di wilayah RT 03 RW 03 Kelurahan Pakal Kota Surabaya, dengan turun langsung Camat Pakal Tranggono Wahyu Wibowo.S.STP. M.Si, Lurah Pakal Drs. Mas’ ad Arfan, Kepala puskesmas Kesehatan Benowo Dr. Aloysius Tri Joehanto, M.H. Babinsa Pakal, Kamtibmas Pakal, dan para kader Bumantik Kelurahan Pakal untuk menyapa langsung terhadap warga kelurahan Pakal.
Menurut keterangan dari Kepala puskesmas Benowo Dr. Aloysius Tri Joehanto. M.H saat dikonfirmasi awak media Panjinasional pada waktu itu mengatakan “PSN adalah sebuah gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3M Plus.
Pengertian dari 3M adalah :
1. Menguras: Menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampungan air lemari es dan lain-lain
2. Menutup: Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya
3. Mendaur ulang: Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah.
Plus nya yaitu kegiatan pencegahan DBD lainnya, seperti :
1. Menaburkan bubuk larvasida (bubuk abate) pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan.
2. Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk.
3. Menggunakan kelambu saat tidur.
4. Menaruh ikan di penampungan air.
5. Menanam tanaman pengusir nyamuk.
Fogging/pengasapan hanya membunuh nyamuk dewasa tidak bisa membunuh telur atau jentik nya oleh karena itu kita waspada.
Untuk itu kewaspadaan memang perlu ditingkatkan dikarenakan kemungkinan perkembangbiakan nyamuk akan meningkat terutama di musim hujan, sehingga sering menyebabkan kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah Dengue (DBD) pada saat musim penghujan. Mari kita sama-sama lakukan 3M Plus agar lingkungan dan keluarga kita bisa terhindar bahaya DBD.” Katanya.
Kepala puskesmas Benowo menambah.“ Dan yang paling terpenting adalah semua warga harus menjadi kader jentik di rumah nya masing-masing agar nanti bisa mengontrol terjadinya tumbuhnya DBD di lingkungan rumahnya, itu lebih penting ketimbang hanya mengandalkan para petugas, ya mudah – mudahan dengan mau menjadi kader jentik di rumah nya sendiri insyaallah akan mengurangi tumbuhnya DBD tersebut” tambahnya.( Mus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here