FRPB dan RAPI Bantu Penyekatan Antisipasi Penyebaran pandemi Covid-19 Di Pamekasan

0
33
Tim gabungan di Pamekasan melakukan penyekatan di terminal barang Desa Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan.

Panjinasional, Pamekasan – Tim Gabungan Lakukan Penyekatan di Terminal Barang Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan kabupaten Pamekasan, madura, dari tanggal 7 sampai dengan 21 Juni 2021 untuk mengantisipasi penyebaran pandemi covid-19 yang saat ini mengalami peningkatan di kabupaten Bangkalan.

Budi Cahyono Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) menjelaskan, penyekatan kendaraan bermotor sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 ini melibatkan petugas dari delapan institusi.

Masing-masing Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI dari Kodim 0826 Pamekasan, Polres Pamekasan, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Dinas Kesehatan, Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) dan personel dari organisasi Radio Antar warga Republik Indonesia (RAPI).

Semua kendaraan yang datang dari arah Sampang dan hendak memasuki Kota Pamekasan diminta untuk masuk terminal barang. Petugas selanjutnya menyemprotkan disinfektan dan meminta pengendara mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, sering mencuci tangan dengan air mengalir dengan menggunakan sabun dan selalu menjaga jarak.

“Penyekatan bagi para pengendara yang akan masuk kota Pamekasan, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19, mengingat di Kabupaten Bangkalan saat ini kasus aktif Covid-19 meningkat tajam,” tutur Budi Cahyono kepada Bangsaonline. Minggu (13/06/21).

Selain melakukan penyemprotan desinfektan pada kendaraan bermotor yang datang dari arah Sampang, petugas juga menyampaikan imbauan kepada pengendara yang hendak menuju Bangkalan atau Kota Surabaya agar mengantongi surat keterangan bebas Covid-19, karena saat ini pengawasan di perketat kepada semua warga yang berasal dari empat kabupaten di Pulau Madura dan akan dimintai surat keterangan bebas Covid-19 apabila hendak masuk Surabaya.

Selanjutnya Budi menerangkan, kendaraan yang masuk ke Pamekasan akan di lakukan disinfeksi dan Pengemudi serta Penumpang akan dilakukan swap anti gen secara acak, utamanya warga dari luar kabupaten Pamekasan.

“Kita tetap mengantisipasi penyebaran Covid-19, walaupun kabupaten berjuluk gerbang salam sudah sangat berkurang, untuk itu kita tetap dukung pencegahan penyebaran Covid-19 harus kita lakukan,” pungkasnya. (Put). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here