Kades Pulerejo Sosialisasikan Prokes Pencegahan Penyebaran Covid-19 Ke Masyarakat

0
27

Panjinasional. Madiun – Hampir semua wilayah di dunia hampir terkena dampak penyebaran penyakit Corona Virus Deseas (Covid 19) termasuk indonesia.Hal ini terjadi karena imbas dari penyebaran Covid 19 di dunia yang menyebar akibat aktivitas kehidupan manusia dari satu negeri berpindah ke negeri lain.

Aktivitas kehidupan manusia yang mengharuskan untuk melakukan koneksi antar negara berakibat penyebaran Covid-19 begitu cepat, terutama melewati jalur penerbangan udara. Sudah banyak jatuh korban yang tak terhitung jumlahnya karena penyebaran Covid 19 ini sulit terdeteksi.

Untuk saat ini yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19 adalah dengan penggunaan alat deteksi pengukur suhu badan. Bilamana diketahui seseorang itu terindikasi kena penularan Covid 19 ini adalah dengan penggunaan alat pengukur suhu badan yang menunjukan angka diatas 38°C.

Bilamana seseorang diketahui suhu badannya diatas 38°C maka akan dilakukan tindakan karantina/isolasi diri.Karantina ini bisa dilakukan dengan sementara tinggal di rumah atau masuk perawatan medis di Rumah Sakit.

   Berlatarbelakang penyebaran Covid 19 yang tidak kentara ini dan sulit dideteksi,maka secara khusus Pemerintahan Desa Pulerejo, Kec.Pilangkenceng,Kab.Madiun telah melakukan upaya sosialisasi dan pencegahan penyebaran Covid 19 ini.Menurut Kades Sunarto, pihaknya sangat merespon dan pro aktif melakukan upaya pencegahan Covid 19 ini.

Begitu terdengar kabar penyebaran Covid 19,pihaknya segera berkoordinasi dengan perangkat desa dan lembaga untuk membentuk Posko-Posko pemantauan dan pencegahan Covid 19.Upaya yang telah dilakukan diantaranya yaitu pembagian masker, Hand Sanitizer, penyemprotan desinfektan ke lingkungan RT dan rumah warga serta penyediaan ruang rawat isolasi/karantina.

Hal ini sesuai dengan anjuran pemerintah untuk selalu memperhatikan dan menerapkan prosedur Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran pandemi covid19.”Untuk Desa Pulerejo, Kec.Pilangkenceng, Kab.Madiun sudah memiliki alat pendeteksi pengukur suhu tubuh secara digital.

Bilamana ada masyarakat yang dipantau suhu tubuhnya diatas 38°C maka pihak desa akan menyarankan untuk melakukan isolasi diri di rumah atau dikarantina pihak desa. Dan ini salah satu upaya pemerintah Desa mencegah secara dini.

Dalam upaya pencegahan Covid 19 ini,untuk penyemprotan desinfektan telah dilakukan oleh kemandirian masyarakat sendiri dan juga  oleh pihak pemerintah desa.Dan sudah beberapa kali dilakukan upaya penyemprotan baik di lingkungan RT atau tempat-tempat umum, “terang Kades Sunarto.

Menurut Kades Sunarto bahwa persiapan yang dilakukan Desa Pulerejo untuk pencegahan penyebaran Covid 19 ini adalah yang terbaik dibandingkan dengan desa lainnya. Dikonfirmasi terkait permasalahan penyebaran pandemi covid19 di desanya,Kades Sunarto menegaskan bahwa di desanya alhamdulillah tidak ada seorangpun yang terkena Covid 19. “Alhamdulillah di Desa Pulerejo ini tidak ada seorangpun yang terkena Covid 19. Dan untuk seterusnya semoga saja tidak ada korban Covid 19 di desa ini. maka masyarakat disarankan untuk selalu memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” terang Kades Sunarto (8/6/2021).

   Kades Sunarto mengharapkan terkait upaya pemerintah dalam mengurangi dampak penyebaran Covid 19 ke masyarakat dengan meluncurkan program BLT DD (Bantuan Langsung Tunai) dan program lainnya yang bersifat langsung bersentuhan dengan kepentingan masyarakat untuk meringankan beban berat ekonomi masyarakat akibat dampak pandemi covid19 yang sampai sekarang masih belum selesai. 

“Hampir semua anggaran Dana Desa semuanya terserap untuk melaksanakan program bantuan BLT DD dalam upaya meringankan beban berat ekonomi masyarakat,” terang Kades Sunarto.(Warti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here