Bawean Punya Lapangan Sepak Takraw Yang Layak Untuk Mencetak Atlit Nasional

0
6

GRESIK, www.panjinasional.net — Olahraga sepak takraw yang menjadi salah satu ajang kompetisi tahunan dan bergengsi mewakili kabupaten Gresik dalam event event nasional tidak terlepas dari kepulauan Bawean.

Keberadaan Atlet sepak takraw di Bawean menjadi andalan kabupaten Gresik karena selama ini lahirnya atlet sepak takraw banyak yang terlahir dari pulau Putri tersebut.

Farid Salah satu atlet Sepak Takraw yang ikut dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Timur sangat senang dengan adanya lapangan representatif di desanya. Warga Dusun Keramat Baru, Desa Gelam, Kecamatan Tambak berharap rekan rekannya agar semakin termotivasi berlatih sehingga bisa mempertahankan gelar juara pada event event Nasional.

Peresmian Lapangan Olah Raga ini menjadi sarana bagi olahraga sepak bola takraw, bola voli di Dusun Keramat Baru, Desa Gelam, Kecamatan Tambak.

Pasalnya sejak pembinaan tahun 1999 atlet sepak takraw di desa tersebut melahirkan banyak prestasi. Pada tahun 2005 awal kesuksesan berhasil membawa kontingen anak usia dini ke jakarta.

Kemudian tahun 2007 ke ragunan Jakarta menyabet juara 1 nasional. Hingga melahirkan satu atlet yang memperkuat Jawa Timur di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua.

Farid, pemuda berusia 25 tahun asal desa setempat membawa nama harum Jawa Timur di ajang PON 2016 di Bandung. Turun di tim regu meraih medali perunggu, tim double menyabet medali perak dan double even mendapatkan medali emas.

“Alhamdulilah senang sekali, banyak terimakasih ibu Wabup dan Bupati ada lapangan baru disini. Semoga teman-teman disini bisa mewakili Jawa Timur bahkan melebihi saya mewakili Indonesia,” ucapnya.

Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah lapangan ini diharapkan bisa melahirkan atlet-atlet di ajang nasional membawa nama harum Jawa Timur khususnya Pulau Bawean, Gresik.

Dispora dan KONI siap memberikan bimbinhan dan dukuhgan, agar olahraga di Bawean di tidak ada bedanya dengan di daratan Gresik.

Semua warga Gresik mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Gresik. Lapangan representatif yang lebih bagus, untuk menyumbangkan atlet lebih banyak lagi penyumbang bagi indonesia di kancah internasional.

“Atlet di Bawean mewakili Gresik sekaligus menjadi kontingen Jawa Timur di ajang PON. Mudah-mudahan kedepan menjadi atlet nasional mewakili Indonesia di ajang internasional. Sekarang mereka bisa latihan semakin rutin,” paparnya.

Ketua KONI Kabupaten Gresik, dr Anis Ambiyo Putri dalam waktu dekat akan memberikan uang pembinaan kepada para atlet di pulau Bawean ini.

“Semoga semakin termotivasi, saya berharap bisa membawa olahraga Gresik semakin berprestasi lagi,” ucapnya.

Anis berbincang dengan para atlet Sepak Takraw setempat yang tergabung dalam Bawean Pioner Club (BPC). Terutama kendala yang dialami selama ini, pasalnya, ada satu atlet Sepak Takraw asal Bawean yang akan bertanding di ajang PON Papua.

Para atlet, pelatih pengurus dan ketua PSTI Gresik, Nurul Yaqin menyampaikan kendala biaya untuk melakukan uji coba.

“Besok saya kirim Rp 22 juta uang pembinaan termin satu. Kalau kurang buat proposal lagi, untuk uji coba tanding ke luar,” terangnya. (Shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here