Petrokimia Gresik Siap Dampingi Petani Tebu Untuk Analisis Uji Tanah Dan Rekomendasi Pemupukan

0
12
mobil lab petrokimia gresik
mobil lab petrokimia gresik

GRESIK, www.panjinasional.net – Petrokimia Gresik dalam kerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI ini akan menjamin penyediaan pupuk non-subsidi kepada petani binaan. Untuk musim tanam tebu kali ini, pupuk yang diharapkan petani tebu antara lain NPK Phonska Plus dan ZA non-subsidi.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan  masalah klasik budidaya tanaman tebu antara lain produktivitas rendah, terbatasnya pendampingan kepada petani, keterbatasan pupuk subsidi, harga pupuk non-subsidi yang mahal, sulitnya akses ke lembaga keuangan, dan harga jual hasil panen yang cenderung turun, serta belum terlindunginya petani dari risiko gagal panen.

“Untuk itu Petrokimia Gresik akan memberikan kawalan dan analisa uji tanah yang dilakukan oleh petugas Mobil Uji Tanah, sehingga petani dapat memperoleh rekomendasi pemupukan sesuai dengan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman.  Petrokimia Gresik juga memberikan pendampingan agronomis terhadap petani tebu binaan PTPN XI. Agar petani tebu bisa panen maksimal” ungkapnya

Sementara itu Direktur PTPN XI, R. Tulus Panduwijaja menyambut baik kerja sama ini. Ia berpendapat bahwa Agro Solution menciptakan ekosistem pertanian berkelanjutan dan terintegrasi dengan melibatkan berbagai stakeholders terkait di bidang usaha pertanian. Selain itu juga mendukung program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

“PTPN XI mendorong upaya untuk meningkatkan kesejahteraan mitra petani tebu melalui peningkatan produktivitas usaha tani dengan praktik budidaya pertanian unggul atau best practise. Karena salah satu penyebab menurunnya minat petani untuk menanam tebu adalah nilai ekonomis komoditas tebu. Untuk itu PTPN XI bersinergi dengan Petrokimia Gresik untuk meningkatkan produktivitas dengan beberapa fasilitasnya melalui program Agro Solution,” ujarnya.

Saat ini PTPN XI telah memulai aktivitas giling tahun 2021, diantaranya Pabrik Gula (PG) Poerwodadie, PG Redjosarie, PG Pagottan, PG Kedawoeng, PG Wonolangan, PG Djatiroto, PG Semboro, PG Wringinanom, dan PG Pradjekan. Sedangkan target gula yang diproduksi tahun ini sebesar 304 ribu ton, realisasi produksi tahun 2020 sebesar 290 ribu ton.

“Melalui kerja sama ini saya berharap produktivitas kami bisa melampaui target. Selain itu rendemen tebu juga meningkat sehingga petani bisa merasakan kebermanfaatan dari Agro Solution,” tutup Tulus Panduwijaja.

Sebagai informasi, selain PTPN XI, sebelumnya Petrokimia Gresik juga menggandeng PTPN X dalam program Agro Solution. Dengan demikian petani tebu yang merasakan manfaat Agro Solution, program yang diinisiasi Pupuk Indonesia semakin luas. (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here