Kades Sukorejo : Sawah Keluar Lumpur Hanya 3 Jam, Itu Fenomena Alam

0
228

GRESIK, www.panjinasional.net – Fenomena alam berupa lumpur yang keluar di area persawahan terjadi di desa Sukorejo kecamatan Bungah kabupaten Gresik.

Keluarnya lumpur tersebut dilaporkan oleh Lukman pengelolah sawah milik desa Sukorejo kepada Muslikh, kepala desa Sukorejo kecamatan Bungah.

Menurut Muslikh kades Sukorejo yang dapat laporan sekitar pukul 13.00 wib, Sabtu siang (29/5/2021) langsung menuju lokasi yang dimaksud.

” Dapat laporan ada lumpur keluar di sebelah selatan sawah, dan juga keluar di galengan. Info dari warga diketahui lumpur keluar sekitar jam 9 pagi pada saat ada aktifitas petani mencabut bibit padi (ndaut =bahasa yang biasa digunakan Petani). Sesampainya di lokasi, waktu itu berdua dengan Lukman dan dilokasi memang ada bekas lumpur namun sudah tidak keluar lagi.” Kata Muslikh kades Sukorejo. Minggu (30/5/2021)

Masih kata Muslikh, saat sampai di lokasi tidak ada lumpur yang keluar. Karena tidak ada tanda-tanda yang berdampak negatif disekitar adanya lumpur tadi maka dirinya menganggap itu fenomena alam biasa.

“Mungkin di sekitar itu banyak rumah yuyu (binatang yang mirip kepiting di sawah) maka saya tidak membuat laporan ke pihak-pihak terkait” ujarnya.

Muslikh sempat menyesalkan adanya Berita yang sempat beredar di media sosial terlalu dibesar-besarkan, dan membuat panik masyarakat.

“Informasi yang beredar terlalu dibesar-besarkan, jadi masyarakat khususnya warga desa Sukorejo tidak perlu panik karena sejak pukul 13.30 saat meninjau lokasi sudah tidak ada lumpur yang keluar. Dan adanya lumpur juga tidak membuat tanaman disekitar yang terkena mati atau layu. Juga tidak tercium bau gas atau sejenisnya disekitar lubang tempat lumpur yang keluar” jelasnya.

Sawah milik desa Sukorejo seluas 9000 meter yang di tanami padi dan dikelola oleh Lukman warga setempat. Dan di sisi selatan ada sawah milik Kamil yang juga terlihat bekas lumpur.

Lumpur yang keluar hingga saat ini masih menjadi tanda tanya, fenomena dari apa dan jenis lumpur apa, karena saat dipegang lumpur tersebut tidak lengket seperti lumpur sawah. Seakan-akan mirip mainan anak-anak malam, atau jell.

Diharapkan ada dari dinas terkait yang bisa meneliti terkait adanya lumpur yang ada. (Shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here