Legalisir Ijazah Paket B Dikeluarkan PKBM Sumber Urip Lebeng Barat Jadi Sorotan

4
489

Sumenep, www.panjinasional.net – Legalisir Ijazah Paket B Setara Sekolah Menengah Pertama yang dikeluarkan oleh Lembaga Pendidikan Kelompok Masyarakat (PKBM) Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur., mulai menjadi sorotan elemen masyarakat.

Pasalnya, legalisir Ijazah Paket B yang dikeluarkan oleh PKBM Sumber Urip tersebut mulai dinilai tidak sama dengan stempel yang digunakan pada saat proses legalisir. Hal ini diutarakan Ketua Lembaga Bantuan Hukum Forum Pembela Keadilan dan Orang-Orang Tertindas (LBH FORpKOT) Herman Wahyudi, SH.

Menurut, Herman Wahyudi, SH, mengatakan bahwa stempel yang digunakan legalisir Ijazah Paket B atas nama Sugiman yang dikeluarkan oleh PKBM Sumber Urip Lebeng Barat ini ditenggarai tidak sesuai dengan nama Kelompok Belajarnya. ” Berdasarkan nama Kelompok belajar yang tertulis didalam Ijazah Paket B Setara Sekolah Menengah Pertama yang kami terima dalam bentuk dukomen foto. Ini kami lihat tidak sama antara stempel yang digunakan untuk legalisir Ijazah Paket B tersebut, dengan nama Kelompok belajarnya,” terang Herman Wahyudi, SH. Ketua LBH FORpKOT. Senin (17/5/2021)

Sebab, Sambung Herman, didalam stempel yang digunakan dalam legalisir Ijazah Paket B tersebut tertulis PKBM Sumber Urip. Sedangkan nama Kelompok Belajarnya yang tertulis di Ijazah Paket B tersebut bernama Kelompok Belajar Lebeng Barat,” Ini yang menurut kami tidak ada kesamaan antara stempel yang digunakan untuk legalisir dengan nama kelompok belajarnya,” urainya.

Untuk itu pihaknya mulai menyarankan agar Instansi terkait melakukan kajian ulang terhadap keabsahan legalisir Ijazah Paket B tersebut. ” Ini perlu dikaji ulang dan disingkronkan antara stempel dan kelompok belajarnya, supaya tidak ada presepsi negatif dari publik.” Tandasnya.

Sementara itu Ketua Lembaga PKBM Sumber Urip Lebeng Barat, Mislan, S. Pd, saat dikonfirmasi perihal tersebut tidak menafsihkan jika dirinya melegalisir atau tandatangan terhadap Ijazah Paket B atas Sugiman tersebut.

” Dasarnya de’kaule bahwa Pak Sugiman Ka’dinto benar-benar lulus tahun 2006. Dan arsipnya itu ada di Sumenep,” kata Mislan. Senin (17/5/2021) saat ditanya dasar melakukan legalisir Ijazah Paket B atas nama Sugiman dasarnya apa?.

Saat disinggung kok ada di Sumenep, kenapa tidak ada di PKBM nya sampean., kata Mislan di arsip saya Pak terus terang saja enggak ada 2006. ” Saya kan cuma ganti pak. Ganti dari Pak Kadar. Yang ada 2004 ini namanya Sugiman, tapi itu Sugiman lain. Saya kan enggak tau. Arsipnya itu bahwa Sugiman itu 2006 ternyata itu namanya sama pak. Saya kan enggak tau. Ini saya nitip katanya pak Kadar, diambil sama saya,” ujarnya.

Ditanya PKBM nya sampean apa Pak?. ” PKBM saya Tarbiyatus Shibyan,” ucapnya.

Ini kok bisa Sumber Urip Pak timpal Wartawan?. ” Itu tanya langsung ke Pak Hasan saja di Kalianget,” katanya.

Terpisah H. Hasan mengatakan, bahwa memang dulu tempatnya kelompok belajarnya di Desa Lebeng Barat. ” Itu keliru penulisan sebetulnya. Cuma itu kan Pak Kadar dulu yang menulis,” kata Hasan. Senin (17/5/2021)

Tapi, Sambung Hasan, kelompok belajarnya memang Sumber Urip ditempatkan di Desa Lebeng Barat.  Disana tertulis di desa Lebeng barat. Kelompok Lebeng Barat. ” Ini kok ditulis seperti itu. Sebetulnya kelompok belajarnya Sumber Urip ya tapi di Desa Lebeng Barat,” ujar mantan pengawas sekolah Kecamatan Pasongsongan ini.

Disinggung ketika salah tulis apa ini sah secara hukum atau seperti apa pak? Sayangnya pihaknya tidak menjelaskan secara gamblang. Menurutnya itu kan Pak Kadar. ” Ijazah semua kan Pak Kadar yang menulis. Tapi kelompok belajarnya Sumber Urip dulu,” katanya lagi.

Dikatakan olehnya, mungkin Pak Kadar dulu salah penulisan. Saya kan baru tau kalau Ijazah itu kok lebeng barat semua. ” Ini menurut saya janggal. Tapi kalau saya mau merubah Ijazah itu tidak bisa. Karena berarti rusak. Itu sebetulnya Pak Kadar memberikan keterangan.” Tandasnya.@bas/qib)

4 KOMENTAR

  1. Kalo saya baca berita ini dan saya amati dari pejelasan pengelola PKPM saat ini sdh ketahuan kalo ijazah paket B tsb ilegal, krn PKPM sekarang aja namanya bukan Sumber Urip,loh kok tiba2 ada stempel Sumber Urip hayuuuu darimana stempel itu, dan perlu di cek akte legalitasnya dari PKPM Sumber Urup tsb.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here