Investigasi : Waspadai ! Rawan Jual Beli Data Oleh Aplikasi PINJOL

0
712

Surabaya, Panjinasional – Aplikasi Pinjaman Online (Pinjol) saat ini banyak beredar di google play untuk platform android yang menawarkan kemudahan pinjaman hanya dengan KTP saja. Bahkan dalam hitungan menit uang pinjaman anda bisa langsung diterima di rekening anda.

Namun beberapa waktu terakhir banyak laporan tentang aplikasi pinjol tentang bunga yang luar biasa besar dan pola penagihan yang menurut aplikasi menggunakan pihak ketiga atau DC dengan menggunakan teror dan ancaman penyebaran data pribadi nasabah ke seluruh sosial media.

Beberapa waktu lalu tim investigasi Panjinasional sengaja melakukan penelurusan untuk mengetahui secara langsung informasi yang beredar d beberapa sosial media dengan cara mengajukan aplikasi peminjaman di salah satu aplikasi pinjol.

Tim investigasi sengaja melakukan peminjaman dana di melalui aplikasi “Kredit Rupiah”, yang ternyata nge link ke beberapa aplikasi pinjol lainnya. Setelah tim investigasi melakukan pendaftaran pengisian data dan dinyatakan lolos kemudian dia arahkan ke salah satu aplikasi pinjol dengan nama aplikasi ” KSP Super Butler “.

Pinjaman dilakukan sejumlah Rp. 1 juta yang ditransfer sejumlah Rp. 765 ribu dan pengembalian sejumalah Rp. 1,2 juta selama 11 hari. Bisa dibayangkan berapa besar bunga yang di beban kan pada peminjam.

Screenshoot hasil pinjaman

2 hari sebelum batas pengembalian, tim menerima wa tagihan dengan bahasa ancaman, tim juga menjelaskan deadline masih 2 hari lagi namun pihak yang mengatas namakan penagihan memaksa dengan bahasa tidak santun dengan menyertakan ancaman menyebar data ke kontak nomor hp yang ditunjukkan dengan screenshot.

Tim coba untuk menelpon si peneror namun tidak diangkat dan masih melakukan teror dan ancaman dengan menunjukkan link fb penjualan data pribadi. Dirasa cukup peroleh data tim melakukan pembayaran sesuai tagihan.

Pada penelusuran ini tim mengkaji bahwa belum ada aturan yang jelas tentang perlindungan data yang digunakan oleh vendor pinjol, meskipun OJK memberikan himbauan namun belum ada aksi nyata tentang semua keluhan nasabah terhadap aplikasi pinjol yang ada.

Pinjol dalam aplikasinya akan mengambil semua data yang ada di handphone calon nasabah dan data diri yang di sertakan dalam pendaftaran. Pihak terkait baik OJK maupun Cyber Polri dirasa kurang maksimal untuk melakukan sweeping pinjol liar yang akhirnya menyesatkan nasabah yang membutuhkan pinjaman.

caption ancaman penjualan data

Belum lagi tentang standart bunga yang jauh diatas normal sehingga tim investigasi panjinasional menyimpulkan bahwa prakter pinjol ini adalah praktek rentenir yang di kemas dengan sentuhan teknologi.

Dari hasil ini diharapkan bisa menjadi wawasan baru dan evaluasi untuk aparat terkait dan masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam melakukan pinjaman online. **Tim Investigasi**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here