Perkelahian Masal dan Aksi Pembacokan Di Depan Ruko

0
122

Panjinasiona.net Surabaya –Telah terjadi penganiayaan berdarah (pembacokan) oleh orang tak dikenal terhadap 3 korban dari PSHT. Pada hari Senin 10 Mei 2021 pukul 01.40 s.d 07.00 WIB, TKP di depan Ruko Buntaran No. 26 Jl. Buntaran Kel. Manukan Wetan Kec. Tandes Surabaya.

Awal mula kejadian, pada pukul 01.40 Wib nampak sekelompok orang yang diduga dari Perguruan Silat (PSHT) sedang minum-minumam keras (beralkohol), yang tidak terima dan tersinggung karena ditegur oleh salah satu petugas keamanan ruko. Tujuannya, meminta sekelompok orang tersebut agar segera pindah dan tidak melakukan minum-minuman keras di depan Pertokoan (Ruko).

Para pelaku duamankan kepolisian beserta barang bukti sajam

Setelah ditegur apa yang terjadi, malah sekelompok orang tersebut tidak terima dan berkata kepada petugas keamanan ruko “Kamu siapa polisi aja tidak menegur, kalau berani kita duel”,ucapnya dengan lantang menantang.

Kemudian, setelah terjadi adu mulut pihak keamanan memanggil rekannya sekitar 10 orang dan beberapa orang dari kelompok (PSHT) tersebut meninggalkan lokasi. Namun tak lama kemudian, kembali dengan membawa massa lebih banyak, dan setelah tiba dilokasi sudah ada massa dari pihak keamanan ruko dan akhirnya terjadi perkelahian.

Warga yang melihat kejadian tersebut, langsung menghubungi atau menginformasikan lewat seluler (byphoone) ke 112 dan secepat itu mendapat respon. 

Suasana lebih memanas pada pukul 02.25 sekitar 120 massa dari PSHT (rekan korban yang juga warga PSHT) tiba dilokasi dan melihat ada 3 sepeda motor yang diduga milik lawan pelaku selanjutnya di bakar oleh massa PSHT. 

Tak lama kemudian, pukul 02.30 Wib, petugas tiba dilokasi langsung mencari pelaku dan melakukan  pengamanan lokasi, adapun petugas yang hadir sebagai berikut : Babinsa Kodim 0830/05 Tandes 3 Personil, Polsek Tandes:15 Personil, Dalmas Polrestabes Surabaya: 2 SST, Batalyon A Kompi 2-A Pelopor/Kandangan: 2 SST, Unit Inteldim 0830/SU: 3 personil, BPB LINMAS : 12 Personil, Posko Terpadu Barat : 6 Personil, Dinas PMK Kota Surabaya :5 Personil, Satpol PP Kec.Tandes: 2 Personil.

Hingga pukul 03.15 Wib, pencarian dimulai dan telah diamankan 9 orang, selanjutnya dilakukan proses evakuasi setelah itu masa dari PSHT membubarkan diri.

AKP Gatot dari polsek Gayungan menyampaikan, kepada massa PSHT (warga PSHT) yang intinya bahwa untuk pelaku tidak ditemukan di persembunyianya tetapi menjamin akan menangkap pelaku dalam waktu 1 kali 24 jam, pungkasnya.

Kapolsek Tandes Kompol Hendry juga menyampaikan kepada massa PSHT yang intinya, “Akan segera menangkap pelaku dan akan diproses sesuai UU yang berlaku, selanjutnya akan disampaikan hasilnya kepada senior PSHT, Identitas pelaku sudah di ketahui dan Kapolsek mengingatkan kembali jangan sampai main hakim sendiri, serahkan pada proses hukum, kami mohon pengertiannya agar adik adik segera membubarkan diri” ucapnya.

Pada akhirnya massa dari PSHT berangsur – angsur membubarkan diri.

Akhirnya pukul 06.55 Wib, proses evakuasi 9 orang selanjutnya di bawa ke Polrestabes Surabaya untuk dilakukan penyidikan oleh petugas. Adapun barang bukti yang berhasil di amankan, antara lain; 3 Unit sepeda motor yang dibakar oleh massa SH Terate, 8 bilah senjata tajam berupa golok dan pedang, Seragam PSHT.

Daftar nama-nama korban, antara lain: Didik Prasetyo (luka bacok punggung), M. Harum (luka bacok di lengan bagian kanan), dan Andi Prabowo. Dan untuk saat ini kedua korban (luka bacok) sedang dirawat di RS BDH Benowo Surabaya.

Adapun kerugian materiil, sebagai berikut. – 3 unit sepeda bermotor terbakar (2 unit jenis matic dan 1 unit jenis bebek) – 2 unit ruko kaca pecah – Pintu ruko jebol.@hasan&tim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here